Busway

31 Desember, Koridor IX dan X Beroperasi

Kompas.com - 29/12/2010, 16:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan, pada akhir tahun, tepatnya 31 Desember 2010, ia akan meresmikan busway koridor IX rute Pinang Ranti-Pluit dan koridor X rute Tanjung Priok-Cililitan.

"Dua koridor busway ini diharapkan mampu mengangkut 20.000 sampai 50.000 penumpang per hari," kata Fauzi kepada wartawan di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (29/12/2010).

Untuk armada, lanjut Fauzi, bus transjakarta koridor IX akan menyediakan 69 bus single dan delapan bus gandeng. Sementara pada koridor X tersedia 17 bus gandeng.

"Saya terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada para pengguna busway," katanya.

Demi memberikan pelayanan, pada 2011 nanti pihaknya merencanakan akan menambah satu koridor busway lagi.

"Akan ada penambahan satu koridor lagi, yakni koridor XI rute Pulo Gebang-Kampung Melayu," katanya.

Fauzi mengatakan, mengingat rute Pulo Gebang-Kampung Melayu ini belum tersedia ruang koridornya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan merencanakan pembebasan lahan atau membuat terobosan dengan membuat jalur busway bertingkat.

"Saat ini kami belum bisa mengambil keputusan karena anggarannya bisa lebih besar," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau