Hura-hura, pesta, kumpul-kumpul, kembang api, petasan, dan kemeriahan lainnya biasanya identik dengan malam pergantian tahun. Namun, kali ini akan ada sedikit hal yang berbeda.
Tempat-tempat hiburan malam di DKI Jakarta telah berkreasi menggelar pesta perayaan Tahun Baru. Masyarakat yang lain juga bersiap menggelar kegiatan keagamaan bersama untuk mendoakan Indonesia agar lebih baik pada tahun 2011.
Silakan tengok X2, sebuah tempat hiburan malam di Plaza Senayan, Jakarta. Mereka mengelola acara bertema ”Dance Vegas”. Direktur Pemasaran dan Penjualan X2 Marco Hermawan di Jakarta, Senin (27/12), mengatakan, mereka ingin memindahkan gemerlap suasana kota hiburan terkenal dari Amerika Serikat, Las Vegas. Tarian, musik, disc jockey, sampai kembang api akan menghibur para tamu. Tentu saja lampu sorot warna-warni semakin membuat suasana meriah.
Pengunjung membayar Rp 200.000 per orang dan mendapatkan segelas minuman selamat datang berupa jus, whisky, atau bir. ”Kalau datang lewat tengah malam, tamu cukup bayar Rp 150.000,” lanjut Marco.
Pesta meriah juga digelar pengelola tempat hiburan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, dan Mangga Besar, Jakarta Barat. Keindahan bertoleransi juga terasa di kawasan Kemang. Pengelola tempat hiburan akan mengatur suara musik agar tidak mengganggu kegiatan zikir akbar yang digelar di Jalan Kemang Raya.
”Bentuk toleransinya adalah dengan tidak mengeraskan suara musik, tidak memasang pernak-pernik yang terlalu mencolok, dan tentu saja mengomunikasikan hal ini dengan calon pengunjung jauh hari sebelumnya, agar mereka juga paham situasi. Tahun lalu ada beberapa tamu yang datang dengan pakaian minim disoraki oleh majelis zikir, kan jadi tidak enak,” kata Amira Alaydrus, Asisten Operasional Manajer Nu China Bar dan Lounge.
Untuk acara malam pergantian tahun, Nu China tidak menyiapkan acara khusus.
”Boro-boro acara khusus, dengan adanya zikir, kami bahkan berusaha agar tidak terlalu mencolok dan mengganggu. Yang penting kami tetap merayakan pergantian tahun dan zikir juga jalan,” kata Amira.
Lain lagi di tempat hiburan di kawasan Mangga Besar, yang tahun ini tampak tak terlalu bersolek menyambut pergantian tahun. Sejumlah diskotek di kawasan ini relatif tidak memiliki persiapan khusus. Sebagian klub-klub hiburan malam itu hanya mengandalkan tamu seperti hari-hari biasa.
Mereka juga tak menyediakan paket khusus merayakan malam Tahun Baru 2011. Sejumlah pekerja di beberapa diskotek mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, relatif tidak ada kenaikan jumlah pengunjung pada malam Tahun Baru sekalipun pada sejumlah diskotek hanya diberlakukan harga beli minuman.
”Masuk di sini tidak bayar, hanya bayar jika beli minuman,” kata Agus, salah seorang pekerja diskotek.
Seorang pedagang mi keliling, Iwan, mengatakan, sudah tiga tahun terakhir kawasan tersebut sepi pada malam Tahun Baru. Menurut Iwan, yang telah berdagang di Mangga Besar selama tiga tahun, warga memilih merayakan pergantian tahun di silang Monumen Nasional (Monas) dan tempat rekreasi.
Banyak cara yang dilakukan orang untuk melewatkan malam pergantian tahun. Pesta, panggung hiburan, kembang api, sampai wisata ke gunung atau pantai menjadi pilihan warga.
Mereka ingin merayakan kegembiraan melepas tahun 2010 dan menyambut tahun 2011 dengan berbagai cara. Ada pesta, ada juga kegiatan keagamaan.
Semua orang ingin menyambut Tahun Baru sambil berdoa agar kehidupan mereka menjadi lebih baik pada Tahun Kelinci nanti. Semakin solid kita, semakin jaya Indonesia. Selamat menyambut Tahun Baru 2011.(Ren/Ara/Ink)