Maksimalkan Sisa Dana 500 Ribu Anda

Kompas.com - 01/01/2011, 09:36 WIB

KOMPAS.com - Memperbaiki kondisi keuangan boleh jadi masuk dalam daftar resolusi tahun baru Anda. Namun, apa langkah nyatanya? Anda membutuhkan strategi nyata kan, bukan sekadar rencana di atas kertas. Harapannya, keuangan pribadi atau keluarga menjadi lebih baik.

Anda bisa mengadopsi saran Godo Tjahjono, SE, MSi, Praktisi Bisnis dan Keuangan Sektor Riil, kepada Rara yang ingin memaksimalkan sisa uang Rp 500.000 dari gabungan gajinya dan suami.

Rara menghitung, total penghasilannya dan suami jika dijumlah mencapai Rp 10 juta. Setelah dikurangi cicilan mobil, rumah, uang sekolah anak, transportasi, dan biaya rumah tangga, jumlah yang paling masuk akal untuk diinvestasikan hanya Rp 500.000. Sempat terpikir oleh Rara, menggunakan uang tersebut untuk membayar premi asuransi suami. Tetapi setelah dipelajari, asuransi hanya menanggung rawat inap, itu pun hanya uang sewa kamar di rumah sakit. Pilihan yang menurutnya kurang memberikan manfaat maksimal. Sementara, keinginan Rara atau juga Anda yang memiliki pengalaman serupa adalah memanfaatkan uang tersebut lebih bernilai secara maksimal.

Godo menyarankan uang Rp 500.000 per bulan dibagi separuh atau kira-kira Rp 3 juta satu tahun untuk membayar premi asuransi, separuhnya lagi untuk ditabung dalam bentuk tabungan atau emas agar dana darurat meningkat.

Prinsip pertama perencanaan keuangan, kata Godo, adalah memiliki dana darurat. Besaran dana darurat sekitar 3-7 kali pengeluaran bulanan. Usahakan juga untuk menabung secara rutin agar dana darurat yang dimiliki cukup untuk berjaga-jaga dari hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya kehilangan pekerjaan atau kejadian tak terduga lainnya yang memerlukan dana darurat. Selain juga menjaga jangan sampai lebih besar pasak daripada tiang, atau jangan sampai pengeluaran lebih besar daripada pendapatan.

Lebih jauh mengenai pilihan asuransi, Godo menjelaskan, jika Anda masih memiliki cicilan dan anak masih kecil, sebaiknya pikirkan asuransi yang cocok dengan kebutuhan dan kondisi keuangan. Pencari nafkah utama dalam keluarga perlu memiliki asuransi untuk menjaga kelangsungan pendapatan keluarga bila terjadi risiko. Solusinya, cari asuransi dari perusahaan terpercaya dengan nilai pertanggungan paling besar, sekalipun premi asuransi tersebut tidak kembali. Asuransi jenis ini biasanya disebut term-life.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau