JAKARTA, KOMPAS.com — Raka (3) sudah 30 menit menunggu. Karena kesal, dia menjejakkan kakinya ke lantai, merengek-rengek kepada ibunya sambil menunjuk bus transjakarta yang berhenti di shelter Grogol 2, tetapi tak mengangkut penumpang karena bus yang berhenti menuju Pluit.
Sementara belasan penumpang lain yang menunggu bus transjakarta arah Pinang Ranti terlihat resah, kesal, dan mulai marah-marah. "Duh, lama sekali. Saya sudah 45 menit berdiri depan pintu. Kok, tujuannya semua ke Pluit. Padahal, saya cuma mau ke Slipi," kata Fera (22) yang mengaku memiliki janji dengan temannya.
"Kalau begini, enggak bisa diandalkan transjakarta," kata Miko (30) yang hendak menuju Semanggi.
Minimnya armada transjakarta koridor IX jurusan Pinang Ranti-Pluit dan sebaliknya dikeluhkan belasan penumpang. Rata-rata penumpang harus menunggu 30-45 menit untuk ke tempat tujuannya.
Setelah lama menunggu, bus yang dinanti pun datang. Namun, keluhan penumpang masih berlanjut. Sempitnya ruang shelter Grogol 2 sebagai tempat transit membuat penumpang yang hendak keluar berdesak-desakan dengan yang masuk.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang