Bersantai di Kebun Wisata Pasirmukti

Kompas.com - 04/01/2011, 07:07 WIB

KOMPAS.com — Mungkin ini bukan untuk para backpacker karena tempat ini lebih cocok untuk wisata keluarga dan acara kumpul-kumpul (gathering). Namun, tempat ini dapat menjadi alternatif jalan-jalan hemat. Dengan menyediakan budget Rp 50.000-Rp 300.000, Anda dapat menikmati berbagai fasilitas yang ditawarkan Kebun Wisata Pasirmukti di Citeureup, Bogor, sekitar satu jam dari Jakarta. Jadi, Anda bisa pagi berangkat, siang main, sore pulang.

Akhir pekan lalu, saya sekeluarga menyempatkan bersantai sejenak di Kebun Wisata Pasirmukti setelah menghadiri acara wisuda kakak-kakak saya. Ceritanya sih, pengen ngumpul-ngumpul sekaligus refreshing, he-he-he....

Kebun Wisata Pasirmukti ini dapat dicapai sekitar sejam dari Jakarta. Memiliki luas sekitar 80 hektar dengan fungsi utama sebagai lokasi agrowisata, Pasirmukti juga memfasilitasi berbagai acara outbound. Ada fasilitas combat battle fields, flying fox, dan sebagainya. Mungkin untuk menyeimbangkan dengan biaya maintenance juga. Saya lihat ada banyak sekali mandor kebun dan petugas satpam yang bertugas di beberapa titik lokasi.

Di sini ada pula peternakan sapi, ayam, bebek, marmut, dan sebagainya. Hmm, bukan peternakan betulan sih, karena fungsi sebenarnya hanya untuk memperkenalkan anak-anak terhadap binatang ternak. Jadi, skalanya juga masih kecil-kecilan. Keponakan saya yang berusia dua tahun tampak senang sekali dapat mengelus kambing, marmut, hewan-hewan lain, dan memberi mereka makan. Ada landak juga!

Udaranya juga bersih dan enak buat leyeh-leyeh. Sayangnya, karena saat ini masih musim hujan, sungainya terlihat keruh. Padahal, katanya, kalau cuaca lagi normal, sungainya akan terlihat jernih sekali.

Satu lagi yang menarik, pada musim rambutan, pohon-pohon di depan penginapan tampak meriah dengan rambutannya. Huiii..., menggiurkan! Tapi sayang, ada papan besar bertuliskan "Dilarang Memetik Buah". Tapi, kalau mau beli sih bisa saja, tiga ikat Rp 10.000. Kalau mau lebih puas, Anda juga bisa memanen satu pohon rambutan, biayanya Rp 300.000-RP 400.000 per pohon. Wah, pasti puas dan kenyang banget tuh, he-he-he....

Tempat ini terkenal dengan jeruk lemong cui-nya. Kenapa disebut lemong? Kayaknya sih agak-agak terpengaruh lafal Perancis kali ya? He-he-he....

Pasirmukti juga menyediakan penginapan berupa bungalo dengan kisaran harga Rp 1,1 juta-Rp 2,4 juta per malam dengan kapasitas 5-15 orang. (Herajeng Gustiayu)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau