MALANG, KOMPAS.com — Kecelakaan kereta api di Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (4/1/2011), menewaskan satu anak balita dan melukai dua orang lainnya. Korban bernama Rosyid (3) tengah tidur di dalam rumah saat gerbong yang lepas menghantam tembok.
Peristiwa mengenaskan ini terjadi siang tadi. Saat itu empat gerbong KA Gajayana meluncur tanpa lokomotif dari jalur perawatan di Stasiun Kotabaru, Malang, ke Stasiun Kotalama, Malang, yang berjarak 2,5 km. Setelah bergerak selama 5 menit dari pukul 13.10 hingga pukul 13.15, gerbong kemudian keluar jalur rel dan menghantam empat rumah yang ada di sisi rel.
Empat rumah yang ditabrak berlokasi di belakang spoor box atau jalur pembuangan di Stasiun Kotalama. Humas PT KAI Daop VIII Sri Winarto mengatakan masih menyelidiki mengapa gerbong yang masih diperbaiki dan dirawat bisa meluncur sendiri. Kalau tidak ada yang melepaskan gerbong, apa iya kereta "setan"?
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang