PALEMBANG, KOMPAS.com- Anggota DPRD Sumsel meminta pemerintah provinsi untuk tetap memerhatikan kualitas bangunan rumah murah yang kini tengah dibangun.
Anggota DPRD Sumsel dari Partai Demokrat, Syaiful Islam, Selasa (4/1/2011), mengatakan, berdasarkan pantauannya terhadap proyek pembangunan rumah murah di Gandus, Palembang, ia melihat beberapa rumah dalam keadaan miring karena fondasi kurang kokoh.
"Kami minta pemprov mengevaluasi proyek rumah murah di Gandus, apalagi daerah tempat proyek tersebut merupakan pintu gerbang Sumsel," kata Syaiful.
Wakil Ketua DPRD Sumsel Ahmad Djauhari mengutarakan, ia khawatir rumah murah tersebut roboh gara-gara pondasinya tidak kokoh.
"Ada rumah yang terlihat miring dan ditopang kayu. Lokasi perumahan itu rawa, makanya pondasinya harus kuat," kata Ahmad.
Pemprov Sumsel memiliki proyek pembangunan rumah murah sebanyak 2.000 unit di Palembang. Lokasinya di Jakabaring dan di Gandus. Masing-masing 1.000 unit. Rumah murah itu ditujukan untuk para PNS, guru, anggota TNI/Polri, dan warga tidak mampu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang