As

Siswa Tembak Guru, Lalu Bunuh Diri

Kompas.com - 06/01/2011, 11:59 WIB

CHICAGO, KOMPAS.com — Remaja putra dari seorang polisi detektif menembak dua pejabat sekolahnya di SMA di Nebraska, Omaha, AS, Rabu (5/1/2011), lalu bunuh diri.

Polisi mengidentifikasi Robert Butler Jr (17) sebagai penembak. Kantor berita AP melaporkan, kedua korban adalah Vicki Kaspar (58 tahun), asisten kepala sekolah yang kemudian tewas, dan Curtis Case, kepala sekolah. Case dilaporkan hanya terluka. Pihak kepolisian mengatakan, mereka masih berusaha mengumpulkan data mengapa Butler datang ke sekolah "dengan maksud melakukan kerusakan".

Namun, catatan di halaman Facebook-nya menunjukkan, Butler sangat tidak senang di SMA Millard di Nebraska setelah pindah ke sekolah itu pada November lalu. "Semua orang yang ingin mengetahui saya, saya minta maaf, tapi Omaha mengubah saya (sumpah serapah) dan sekolah yang saya masuki sekarang, bahkan lebih buruk," tulis Butler dalam sebuah posting yang diunduh dari telepon selulernya.

"Anda akan mendengar tentang (sumpah serapah) kejahatan yang  saya lakukan, tapi (sumpah serapah) sekolah mendorong saya untuk begini. Saya ingin kalian mengingat saya, untuk yang saya lakukan sebelum ini. Saya tahu saya sangat dipengaruhi kehidupan keluarga saya yang hancur, tapi saya menyesal. Selamat tinggal."

Sekolah diputuskan untuk ditutup sekitar pukul 13.00 (Kamis pukul 01.00 WIB) setelah penembakan tersebut. Butler melarikan diri sebelum polisi tiba dan dia ditemukan tewas akibat luka tembak bunuh diri di sepeda motor yang diparkir tidak jauh dari sekolah, kata kepala polisi Alex Hayes.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau