Banjir sungai deli

PMI: Tak Ada Korban Jiwa di Medan

Kompas.com - 06/01/2011, 12:38 WIB

MEDAN, KOMPAS.com — Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Palang Merah Indonesia Sumatera Utara John Purba menyatakan, pihaknya tidak menemukan korban tewas dalam musibah banjir yang merendam ribuan rumah di Kota Medan dan sekitarnya.

"Hingga pukul 12.00 ini kami belum menerima laporan tentang adanya korban yang tewas," kata John di Medan, Kamis (6/1/2011).

Ia menyatakan, PMI Sumut menyebarkan ratusan relawan di berbagai daerah yang mengalami musibah banjir kali ini. Dalam pemantauan terakhir, termasuk laporan dari relawan di lapangan, belum ditemukan korban tewas, baik karena terseret arus air maupun faktor seperti tersengat arus listrik.

Memang, kata John, pihaknya sempat mendengar informasi tentang dua warga yang hanyut di kanal penanggulangan air dan Sungai Deli. Bahkan, lanjutnya, pihaknya mendapatkan informasi dari sebagian masyarakat yang menyebutkan empat warga tewas karena tersengat arus listrik terkait musibah banjir.

Namun, pihaknya tidak dapat memastikan informasi tersebut karena tidak memiliki bukti yang pasti, termasuk menemukan warga yang dikabarkan hanyut itu. "Untuk sementara, itu semua masih sebatas isu," katanya.

Kepala Bagian Operasional Polresta Medan Komisaris Dadi Purba yang berada di lokasi banjir juga mengaku belum mengetahui adanya korban jiwa. Sebelumnya, warga Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan, Maimun, menyebutkan, empat warga di Kelurahan Sei Mati meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik ketika berupaya menyelamatkan diri di lokasi banjir.

Empat warga yang disebutkan meninggal dunia merupakan penduduk Gang Mangga, Kelurahan Sei Mati, yang hanya berjarak sekitar 300 meter dari Lingkungan XVIII Kampung Baru.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau