Politik

Tambahan 1.000-an Pasukan di Pantai Gading

Kompas.com - 06/01/2011, 14:55 WIB

KOMPAS.com — Sudah ada permintaan penambahan pasukan PBB di Pantai Gading. Menurut Kepala Pasukan Perdamaian PBB Alain Le Roy, pihaknya meminta hingga lebih dari 1.000 tenaga pasukan teranyar. "Krisis politik berlanjut di Pantai Gading," begitu alasan Le Roy sembari berharap kekuatan paling gres itu sudah hadir beberapa pekan mendatang.

Pasukan PBB telah menjaga hotel di Abijan yang merupakan tempat sementara Alassane Ouattara, Presiden Pantai Gading yang diakui oleh dunia internasional. Presiden lama, Laurent Gbagbo, menolak untuk mundur.

Le Roy mengatakan, pasukan tambahan itu dibutuhkan karena pasukan yang ada sekarang memiliki tugas untuk menjaga hotel.

Sekitar 10.000 orang pasukan perdamaian PBB telah berada di negara itu. Dia juga mengatakan, pasukan PBB akan menghadapi musuh yang lebih banyak karena pemberitaan yang salah lantaran media dikontrol oleh Gbagbo.

Sementara itu, blokade dilakukan oleh pasukan Gbagbo di sekitar hotel tempat Alassane Ouattara. Pada Rabu (5/1/2011), Menteri Luar Negeri Pantai Gading Alcide Djedje mengatakan, blokade akan diakhiri jika bekas pemberontak yang melindungi Ouattara meninggalkan gedung.

Djedje, sebagaimana warta AP dan AFP pada Kamis (6/1/2011), mengatakan, tentara Pantai Gading tidak dapat menoleransi jika 300 orang bekas pemberontak bersenjata berada di hotel. "Jika pasukan itu pergi, blokade akan dibuka," tutur Djedje.

Wilayah utara di negara itu berada dalam kendali pasukan tentara baru yang merupakan bekas anggota kelompok pemberontak yang mendukung Ouattara.

Pemilu presiden yang digelar pada 28 November lalu dimaksudkan sebagai ajang reunifikasi di negara yang dilanda konflik sejak 2002. Hasil pemilu yang dimenangkan oleh Ouattara dibatalkan oleh Dewan Konstitusi yang mendukung Gbagbo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau