Ruang Tamu Serba Putih Banyak Untungnya

Kompas.com - 06/01/2011, 16:15 WIB

KOMPAS.com - Kalau tahu bagaimana menyikapinya, banyak keuntungan yang bisa kita dapat dari mewarnai ruangan dengan serba putih. Mau contoh? Simak yang ini.

Bicara putih, kita akan menemukan dilema antara dicinta dan dibenci. Banyak orang suka warna putih, karena kemampuannya membuat ruangan tampil clean , terasa lebih lapang, lebih terang, dan sebagainya.

Tapi tidak sedikit juga orang yang menghindari si putih, pasalnya ia dikenal mudah kotor, sehingga dirasa merepotkan. Selain itu, terlalu banyak mengaplikasikan putih, juga menimbulkan kesan kaku dan dingin, mirip rumah sakit. Nah, bagaimana dengan ruang tamu di foto ini?

Begitu melihatnya, "kebencian" Anda akan putih dijamin langsung sirna. Ruang tamu ini mengaplikasikan putih tidak cuma di dindingnya. Kusen, lantai, dan seluruh furniturnya pun putih.

Banyak keuntungan yang diperoleh oleh si ruang tamu ini, karena pengaplikasian serba putih. Pertama, ruangan serba putih lebih mudah didandani. Ibaratnya kanvas putih, menempatkan warna apapun di sana, jadinya menonjol dan cantik. Itu sebabnya, untuk beberapa aksesori, pemilik rumah ini mengaplikasikan warna lain.

Lihat cushion-nya, aplikasi garis-garis hitam dan putih tampil modern. Demikian pula dengan karpetnya. Warna dasar hitam dipilih sebagai "benang merah" yang menghubungkannya dengan aksesori lainnya. Motif lingkaran, serupa tren motif kaos-kaos distro, adalah gambaran gaya modern yang diaplikasikan pemiliknya. Sedangkan merah, dipilih sebagai aksen. Menarik, kan ?

Keuntungan berikutnya dari si putih, apalagi kalau bukan membuat ruangan terlihat selalu bersih, lapang, dan adem. Kesan kaku sudah terlebih dulu "cair" dengan adanya aksen merah tadi. Keuntungan lainnya lagi, ruangan ini jadi lebih terang.

Seperti sudah diketahui banyak orang, salah satu sifat putih adalah mampu memantulkan cahaya lebih banyak dari warna-warna lain, yang biasa digunakan sebagai warna ruangan.

Masalah yang tertinggal hanya satu, takut kotor. Untuk persoalan yang satu ini sebenarnya kembali pada kemauan kita sebagai pemilik rumah, untuk rajin membersihkan rumah. Toh warna apapun yang digunakan, tetap saja kita tidak lepas dari kewajiban membereskan rumah, kan?

Jadi tidak perlu ragu lagi untuk mengaplikasikan putih, kalau memang suka dengan segala keuntungan yang diberikannya. pilih putih saja! (Annisa Q. Aini/iDEA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau