BADUNG, KOMPAS.com - Warga banjar Undagi, Desa Mambal, Badung dikejutkan dengan tumbuhnya dua bunga bangkai di sebuah kuburan yang terletak di pinggir desa tersebut. Bunga bangkai ini pertama kali ditemukan oleh warga saat akan melakukan upacara ngaben atau kremasi pada Rabu (5/1/2011) lalu.
Sebelumnya warga tidak pernah curiga bahwa di tempat tersebut ditumbuhi bunga bangkai atau yang dikenal dengan nama raflesia arnoldi ini. Pasalnya, warga tidak pernah mencium bau busuk. Kuburan atau setra dalem pitu desa adat Mambal ini juga jarang dikunjungi warga. “Sebenarnya ada tukang yang buat tembok di sana. Tapi warga di sini baru tahu Rabu kemarin,” kata Sudiana, salah seorang warga desa Mambal.
Dua pohon bunga bangkai ini ditemukan dengan kondisi yang berbeda. Satu pohon bunga bangkai setinggi 25 sentimeter sudah dalam keadaan layu, sementara yang satu lagi setinggi 50 sentimeter masih dalam keadaan tumbuh. “Tidak ada baunya sama sekali. Saya juga baru pertama kali lihat langsung bunga seperti itu,” imbuh Sudiana.
Bahkan, Jumat (7/1/2011) pagi tadi, warga kembali melihat satu tunas lagi yang tumbuh di dekat kedua pohon tersebut. Sejauh ini warga hanya memasang pagar dari bambu di sekitar tumbuhnya bunga tersebut dan tidak berani menebang atau membuangnya karena takut terjadi suatu hal yang tidak diinginkan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang