Botox Justru Bikin Terlihat Tua

Kompas.com - 07/01/2011, 14:03 WIB

KOMPAS.com - Penggunaan suntik Botox belakangan ini makin tenar, meski konsekuensi jangka panjang obat ini belum banyak diteliti. Satu penelitian mempertanyakan keefektivitasan dan dari suntikan ini terhadap penampilan seseorang. Bahkan diperkirakan bisa berefek membuat seseorang terlihat lebih tua.

Para peneliti dari University of Calgary, Kanada, dilaporkan oleh geniusbeauty.com mengatakan bahwa suntik Botox dalam jangka panjang, dikhawatirkan justru bisa membuat kulit kehilangan kekenyalannya dan menyebabkan otot menggelayut karena kehilangan massa otot. Untuk memperbaikinya, bahkan diperlukan penambahan lemak untuk mengganti massa otot.

Lebih lanjut, pemberian lemak untuk mengganti massa otot ini tak hanya diperlukan di lokasi yang disuntik Botox saja, tetapi juga di sekitar area lainnya. Dengan kata lain, mereka yang menyuntikkan Botox pada wajahnya lama kelamaan justru bisa terlihat lebih tua karena massa ototnya berkurang.

Studi ini menggunakan percobaan pada kelinci, dan ditemukan, kelinci yang disuntikkan Botox mengalami pengurangan massa otot mereka sekitar 50 persen. Di tahun 2009, tercatat sekitar 2,5 juta orang menggunakan Botox di Amerika Serikat. Terlihat adanya peningkatan penggunaan obat ini, apalagi karena makin terjangkaunya harga obat ini. Sayangnya, belum banyak penelitian yang menerangkan efek dari jangka panjang obat ini yang terdengar masyarakat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau