JAKARTA, KOMPAS.com — Lima tersangka pelaku pencurian ban mobil merek Bridgestone ditangkap jajaran Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (7/1/2011) sore. Dari tangan mereka, polisi menyita 40 ban mobil dan dua mobil boks yang dipakai untuk mengangkut ban-ban itu.
Menurut Kepala Polsek Tanjung Priok Komisaris Budhi Herdi, modus yang dipakai pencuri itu adalah mereka membawa ban lebih banyak dari yang dipesan pembeli. Di tengah jalan, ban-ban yang tidak dipesan itu diturunkan di tempat penadah. Mereka sudah beberapa kali melakukan pencurian ini.
"Dari pabrik seharusnya langsung menuju ke tempat pembeli. Namun, di tengah jalan, mereka mampir dulu di tempat lain untuk menurunkan ban-ban yang dicuri atau digelapkan ini," papar Budhi. Dari pengakuan para tersangka, mereka telah enam bulan beroperasi mencuri ban mobil dengan cara seperti ini.
Mereka berlima mempunyai peran masing-masing dan sudah menjadi jaringan. Kelima tersangka tersebut bernisial SH, HK, AL, RS, dan BH. Mereka ditangkap di Jalan Danau Agung, Sunter, Jakarta Utara. SH dan AL berperan sebagai sopir, HK sebagai kernet, sementara RS dan BH sebagai penadah ban-ban tersebut.
Budhi mengatakan, para tersangka kepergok sedang menurunkan 40 ban mobil merek Bridgestone dari truk kontainer di dekat Danau Sunter. Ketika ditanya surat-surat ban tersebut, mereka tidak bisa menjelaskan. Akhirnya, mereka mengaku mencuri ban-ban ini.
Dalam kasus ini, 350 ban mempunyai surat jalan. Adapun 40 ban tidak ada surat jalannya. Polisi pun menyimpulkan adanya keterlibatan orang dalam atas kejadian ini. "Kami sudah menghubungi PT Bridgestone Tire Indonesia di Cikarang. Kami juga sudah mengantongi nama orang dalam yang diduga terlibat dalam pencurian ini," ujar Budhi.
SH, salah seorang tersangka, menjelaskan, satu ban yang digelapkan itu dijual dengan harga Rp 300.000. Uang itu lalu dibagi tiga dengan kernet dan sopir lainnya. SH dan empat tersangka penggelap ban lainnya terancam dijerat Pasal 363 dan 374 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun. PT Bridgestone Tire Indonesia mengalami kerugian Rp 25 juta.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang