Gayus Juga Pakai Alamat Palsu di Paspor

Kompas.com - 08/01/2011, 20:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Paspor atas nama Sony Laksono yang digunakan Gayus Halomoan Tambunan untuk keluar negeri ternyata juga menggunakan alamat palsu, yakni Jalan Pisangan Lama 11 Nomor 9, RT 07 RW 02, Pisangan Timur, Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Menurut Sekretaris RT 07 RW 03, Pisangan Timur, Hasan (55), saat ditemui wartawan di kediamannya, tidak ada Jalan Pisangan Lama 11. Pasalnya, Jalan Pisangan Lama hanya sampai 3.

"Berarti itu alamat palsu. Di wilayah sini juga tidak ada yang namanya Sony Laksono" ungkapnya.

Selama ia menjabat, seingat dirinya jajaran pengurus RT tidak pernah menerima tamu yang menanyakan keberadaan Sony Laksono di alamat yang ternyata didiami warganya yang bernama Hendri.

Namun, hal berbeda diutarakan sang pemilik alamat, Hendri. Pria keturunan Tionghoa itu mengaku beberapa hari lalu sempat ada dua orang asing yang menanyakan alamat kediamannya. Hal tersebut ia ketahui dari tetangga yang bernama Dedi.

"Tapi, mereka saya suruh ketemu Pak Hendri enggak mau. Mereka mencari Sony laksono" ungkap Dedi.

Ia menjelaskan bahwa dua orang tersebut berpakaian rapi dan berumur sekitar 40 tahun. Mereka pun tidak mau menjelaskan dari mana dan keperluan mengetahui alamat tersebut.

Setelah diyakinkan bahwa tidak ada warga sekitar yang bernama Sony Laksono, menurut Dedi, kedua orang itu pun langsung beranjak pergi. "Sampai sekarang belum balik-balik lagi," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau