Jelang imlek 2562

Beli Baju buat Imlek Sekarang

Kompas.com - 09/01/2011, 07:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah pedagang di kawasan Jalan Pancoran, Glodok, Jakarta Barat, mulai menjual kebutuhan untuk menyambut Hari Raya Tahun Baru China (Imlek) 2562.

Ali (23), misalnya, memilih menjual pakaian bertema Imlek bersama beberapa temannya. "Kami  ngambilnya grosir di Tanah Abang, lumayan juga untungnya," kata Ali di tempat dia berdagang, Sabtu (8/1/2011).

Untuk menarik pembeli, Ali tidak menaruh tinggi harga dagangannya. Pakaian ukuran paling kecil dipatok Rp 20.000, sedangkang paling besar Rp 40.000. Pertimbangannya, permintaan pakaian masih sedikit karena masih ada sekitar tiga pekan lagi sebelum Imlek pada Kamis (3/2/2011) mendatang.

"Soalnya Imlek masih jauh, jadi saya ambil untung sedikit aja dulu, lagian saat-saat gini belum terlalu banyak pembeli," kata Ali.

Ia akan menaikkan harga dua pekan menjelang Imlek karena permintaan pakaian biasanya meningkat. Kisaran kenaikannya menjadi Rp 25.000 hingga Rp 50.000 untuk yang paling besar.

Selain pakaian, sejumlah kios juga mulai menjual pernak-pernik bernuansa Imlek, seperti kartu ucapan tahun baru, amplop angpau, dan lampion kertas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau