Sapta: Posisi Komodo Naik-Turun

Kompas.com - 09/01/2011, 08:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Taman Nasional Komodo saat ini masuk sebagai finalis 7 Keajaiban Dunia Kategori Alam versi www.new7wonders.com. Komodo bersaing ketat dengan Amazon, Pulau Butina, dan kawasan alam lainnya. Total terdapat 28 finalis yang bersaing untuk masuk ke 7 besar.

Dirjen Pemasaran Sapta Nirwandar mengatakan kepada Kompas.com bahwa posisi Komodo saat ini naik turun. "Kadang peringkat 10, terus jadi 18. Pernah peringkat 8," ungkapnya.

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata juga mengeluarkan branding baru pariwisata Indonesia yaitu Wonderful Indonesia.

Sapta mengatakan, "Wonderful" memiliki konsep Indonesia luar biasa dari segala sisi, luar biasa dari orangnya, budayanya, kulinernya, dan segala hal lainnya. Selain itu kata dasar wonder dari wonderful juga diharapkan sejalan dengan kampanye Komodo agar masuk ke New7Wonders.

Beberapa waktu yang lalu, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik menyebutkan posisi Komodo di peringkat 10. "Masih ada waktu untuk mengejar supaya naik tiga peringkat. Vote sebanyaknya," ajaknya.

Kampanye gencar akan dilakukan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata selama tahun 2011. Sapta menjelaskan, dalam waktu dekat, timnya akan berangkat ke Belanda untuk melakukan promosi, tidak hanya mengenai Komodo, tetapi segala aspek dari pariwisata Indonesia. Pengumuman pemenang yang masuk dalam 7 Keajaiban Dunia Kategori Alam akan dilakukan 11 November 2011.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau