Kairo, Kompas -
Pemerintah Israel tampaknya tidak peduli lagi dengan potensi kemarahan dan protes dari AS dan Palestina soal itu.
Hotel Shepherd diklaim telah dibeli oleh warga Yahudi kaya asal AS tahun 1985 dan akan dibangun 20 apartemen bagi kepentingan Yahudi di atas tanah hotel tersebut dengan biaya dari warga Yahudi kaya asal AS, Irving Moskowitz.
Proses perdamaian saat ini mengalami kebuntuan akibat terus berlanjutnya pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat dan Jerusalem timur.
Perunding senior Palestina, Saeb Erekat, menegaskan, selama Pemerintah Israel terus membangun permukiman dan menggusur Hotel Shepherd, maka tidak akan pernah ada perundingan damai.
Sejak Israel mencaplok kota Jerusalem Timur pada perang tahun 1967, pembangunan permukiman Yahudi secara besar-besaran di kota tersebut terus dilakukan. Kini diperkirakan sekitar 200.000 warga Israel berdomisili di kota yang akan dijadikan ibu kota negara Palestina kelak. Sebelum tahun 1967, tidak satu pun warga Yahudi tinggal di Jerusalem Timur. Warga Palestina yang masih bertahan di Jerusalem Timur sekitar 250.000 orang.
AS pun angkat tangan dalam upaya membujuk Israel agar menghentikan pembangunan permukiman Yahudi. Sikap pemerintah Presiden AS Barack Obama tampak lemah dalam isu perdamaian Timur Tengah sejak kekalahan partai Demokrat dari Republik dalam pemilu sela pada bulan November lalu. Proses perdamaian dibiarkan begitu saja.
AS kini menawarkan kepada Israel dan Palestina untuk melakukan perundingan tidak langsung dengan mediator AS. Palestina tampak tidak antusias untuk memulai perundingan tidak langsung dengan Israel seperti usulan AS itu karena perundingan tidak langsung sebelum ini tak pernah menghasilkan apa pun.
Israel dan Palestina memulai perundingan langsung sejak awal September tahun lalu, setelah perundingan tidak langsung gagal membuahkan hasil. Namun, perundingan langsung terhenti pula beberapa pekan setelah itu karena Israel menolak memperpanjang penundaan pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat.
Diberitakan, Israel dan Palestina mengirim delegasi ke Washington pekan ini untuk membahas proses perundingan damai. Akan tetapi, penggusuran Hotel Shepherd itu lagi-lagi bisa menggagalkan pembicaraan damai Israel-Palestina di Washington.