Istri Kedua Aa Gym Sebut Nama Cut Tari

Kompas.com - 10/01/2011, 14:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kehadiran sejumlah awak media dianggap oleh istri kedua dai kondang Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym, Teh Rini, sudah sangat mengganggu dirinya. Dia pun menulis surat kepada wartawan agar tidak lagi menunggui di rumahnya, di kawasan Serpong, Tangerang, Banten, untuk sekadar meminta konfirmasi mengenai gonjang-ganjing kehidupan rumah tangga Aa Gym dengan istri pertamanya, Teh Ninih.

Teh Rini pun mengirimkan sepucuk surat kepada wartawan dan meminta agar tidak lagi mengganggu keluarganya. Nah, dalam surat tersebut, Teh Rini bahkan mengingatkan wartawan agar becermin pada apa yang dirasakan presenter Cut Tari.

Ya, Teh Rini mengingatkan kepada para pewarta infotainment dan gosip agar ingat dengan balasan yang akan diberikan oleh Allah. Ia kemudian mencontohkan dengan apa yang kini dirasakan mantan presenter gosip, Cut Tari, yang suka membicarakan orang kini justru menjadi gunjingan banyak orang.

"Coba deh diperiksa niat, enggak ada maslahatnya selain untuk menaikkan oplah, rating dan memberi bahan ke orang2 untuk ghibah, Allah itu kalau membalikkan takdir sih gampang, kunfayakun, sudah dikasih contoh, di mana Cut Tari yang rajin sekali ngomongin orang tiap hari, sekarang merasakan bagaimana jadi bulan-bulanan pers," tulis Teh Rini dalam suratnya.

"Mba-mba dan mas-mas yang disayang Allah, pulang saja ya, nggak nyaman sekali loh, tiap hari ditungguin seperti ini, kasian anak-anak saya jadi tidak bisa main di luar, mudah-mudahan mas-mas dan mba-mba bisa mengerti," tulis Teh Rini, yang meminta wartawan agar segera meninggalkan rumahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau