Joki napi

Staf Kejari Bojonegoro Ditangkap Polisi

Kompas.com - 11/01/2011, 09:41 WIB

BOJONEGORO, KOMPAS.com — Mantan staf Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Widodo Priyono, resmi ditahan Kepolisian Resor Bojonegoro. Widodo yang ditetapkan sebagai tersangka kasus penukaran narapidana Kasiem dengan Karni diperiksa Unit I Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bojonegoro, Senin (10/1/2011) mulai pukul 08.30 hingga Selasa (11/1/2011) pukul 01.00.

Widodo dicecar 70 pertanyaan seputar penukaran narapidana. Ia berperan mengantarkan Kasiem (55), warga Kalianyar, Kecamatan Kapas, dari Kantor Kejaksaan Negeri Bojonegoro di Jalan Kartini hingga depan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bojonegoro di Jalan Diponegoro.

Ia juga yang mengantarkan Karni (51), warga Dusun Kalipang, Desa Laren, Kecamatan Kalitidu, masuk ke dalam LP untuk menggantikan hukuman Kasiem. Sementara polisi masih mendalami penyelidikan terhadap Atmari, Kepala Subseksi Registrasi LP Bojonegoro.

Untuk mengungkap sejauh mana keterlibatan Atmari dalam kasus penukaran narapidana, polisi juga memeriksa pegawai LP lainnya. Atmari menjalani pemeriksaan di Unit III, dari Selasa pukul 09.30 hingga malam. Pegawai LP lainnya, Fitri, staf Subseksi Registrasi; Susetyono penjaga LP; dan Enis Umu Falida, penjaga Blok Wanita, juga dimintai keterangan.

"Kalau memang bukti-bukti kuat untuk mengarah tersangka, ya bisa jadi tersangka. Penyidik masih merampungkan penyidikan," kata Wakil Kepala Polres Bojonegoro Komisaris Wartono.

Selasa ini Hasnomo, pengacara yang dimintai bantuan oleh Kasiem agar tidak menjalani hukuman atau hukumannya diringankan, dijadwalkan akan memenuhi panggilan penyidik unit III. Hasnomo yang rencananya didampingi sejumlah advokat hingga saat ini belum hadir di Polres.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau