Cuaca

Puting Beliung Terjang 37 Rumah di Bali

Kompas.com - 11/01/2011, 14:46 WIB

GIANYAR, KOMPAS.com — Angin puting beliung yang menerjang Kelurahan Ketewel, Sukawati, Gianyar, Bali, pada Senin (10/1/20110) malam sekitar pukul 21.30 WITA merusak 37 rumah di empat banjar (desa). Angin puting beliung yang datang saat hujan deras melanda wilayah ini memorakporandakan 21 rumah di Banjar Kacagan, 10 rumah di Banjar Puseh, 5 rumah di Banjar Kamasan, dan 1 rumah di Banjar Pabean.

Rata-rata rumah mengalami kerusakan di bagian atap yang terbuat dari genteng. Warga pun Selasa (11/1/2011) pagi gotong royong memperbaiki rumah-rumah yang rusak akibat terjangan angin puting beliung. Sejauh ini tidak ada laporan adanya korban luka atau jiwa pasca-kejadian tersebut.

”Beruntung dalam kejadian ini korban jiwa nihil,” ujar Kepala Pusat Pengendalian dan Operasional Penanggulangan Bencana Putu Anom Agustina, Selasa.

Selain Gianyar, hujan deras disertai angin kencang juga melanda kawasan Denpasar dan Badung. Akibat kejadian ini, belasan pohon di kawasan Renon, Sesetan, Nangka Selatan, dan sekitarnya tumbang. Salah seorang warga bernama Vicky (25) menjadi korban karena tertimpa salah satu pohon yang tumbang tersebut.

”Korban sudah langsung dirujuk ke Rumah Sakit Sanglah,” kata Anom Agustina.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau