Beasiswa pemerintah

Lagi, Beasiswa Master ke Belanda Dibuka!

Kompas.com - 12/01/2011, 17:05 WIB

KOMPAS.com - Selain kursus singkat (short course), program beasiswa StuNed (Studeren in Nederland) atau studi di Belanda juga menawarkan beasiswa untuk tingkat S-2. Beasiswa ini diberikan Pemerintah Belanda kepada para profesional menengah Indonesia sebagai bagian dari bentuk kerja sama bilateral antara Pemerintah Belanda dan Indonesia.

Selain mensyarakatkan status warga negara Indonesia yang dibuktikan dengan fotokopi KTP atau kartu dinas pegawai negeri, kandidat harus diterima di salah satu program master yang diselenggarakan institusi pendidikan tinggi di Belanda. Hal itu juga wajib dibuktikan dengan surat penerimaan (admission letter) dari universitas di Belanda, yang mencantumkan dengan jelas nama program studi, tanggal awal dan akhir program studi yang dipilih, serta total biaya perkuliahan.

Seperti disebutkan di atas, kandidat harus memiliki pengalaman kerja (setelah lulus S-1) minimal dua tahun di institusi terakhir. Pengalaman tersebut dibuktikan dengan fotokopi surat keputusan pengangkatan pegawai atau kontrak kerja. Selain itu, kandidat harus memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik dan dibuktikan dengan hasil internet based test TOEFL dengan skor minimal 79 atau IELTS dengan skor minimal 6,0.

Informasi selengkapnya tentang beasiswa ini bisa dilihat di www.nesoindonesia.or.id atau http://edukasi.kompas.com/beasiswa.

Perlu diketahui, kandidat yang diprioritaskan menerima beasiswa ini adalah staf mitra kerja Kedutaan Besar Belanda. Pilihan program studi dapat dilihat di www.studyinholland.nl dengan masa studi maksimal dua tahun. Batas waktu pendaftaran beasiswa ini adalah 31 Maret 2011.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau