Rio de Janeiro, Kamis
Para petugas penyelamat berharap bisa menyelamatkan puluhan orang yang masih hilang ketika operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) dilakukan kembali hari Kamis.
Hujan lebat juga menewaskan 13 orang di Negara Bagian Sao Paulo hari Selasa. Dengan demikian, jumlah korban tewas di bagian selatan Brasil itu menjadi 270 orang.
Lereng-lereng bukit dan tepian sungai di wilayah Serrana, yang terletak di sebelah utara Rio de Janeiro, dilanda curah hujan lebat. ”Hal itu mengakibatkan banjir yang menghancurkan rumah-rumah dan menewaskan banyak orang para Rabu dini hari,” kata seorang pejabat SAR.
Di Teresopolis yang paling buruk dilanda banjir, menurut sebuah badan perlindungan sipil setempat, sedikitnya 130 orang tewas. Ratusan anggota keluarga memadati kamar-kamar jenazah di kota itu hari Rabu malam, menanti untuk mengidentifikasi jenazah-jenazah.
Dalam rangka upaya penyelamatan, para petugas menggunakan mesin berat, sekop, dan tangan kosong, mencoba menemukan mereka yang masih hidup.
Di sebuah kota, petugas pemadam kebakaran menyelamatkan seorang pria berusia 25 tahun yang memeluk putranya yang berusia 6 bulan. Pria itu mencoba bertahan selama 15 jam dan keduanya dikeluarkan hidup-hidup. Istri pria itu dan ibu mertuanya dikhawatirkan tewas.
Hujan lebat dan lumpur longsor menewaskan ratusan orang di seluruh Brasil setiap tahun, terutama saat musim panas Amerika Selatan. Kelompok yang paling parah terkena adalah kaum papa karena rumah gubuk mereka pada umumnya dibangun di lereng curam tanpa fondasi.
Di Teresopolis, 65 kilometer sebelah utara Rio de Janeiro, rumah dari batu bata dan kayu yang dibangun di lereng bukit tersapu banjir dan longsor.
Di kota Nova Friburgo, sedikitnya 107 orang tewas berdasarkan informasi dari Departemen Pertahanan Sipil Negara Bagian Rio de Janeiro. Di antara korban yang tewas adalah empat petugas pemadam kebakaran yang sedang melakukan upaya penyelamatan. Tiga petugas pemadam kebakaran lain hilang setelah mobil pemadam kebakaran mereka terkena lumpur longsor.
Presiden Brasil Dilma Rousseff menandatangani dekrit pemberian dana 460 juta dollar AS untuk kota-kota di Negara Bagian Rio dan Sao Paulo yang dilanda bencana.