Perempuan Bekerja Tak Punya Tabungan Pensiun?

Kompas.com - 15/01/2011, 20:15 WIB

KOMPAS.com Survei menunjukkan, sepertiga orang yang bekerja akan mendekati pensiun tanpa tabungan yang cukup untuk menjalani masa pensiun mereka. Satu dari empat orang di atas 50 tahun tak merasa siap memasuki masa pensiun dari sisi finansial. Sebanyak 64 persen lainnya merasa tak tahu berapa jumlah uang yang dimilikinya nanti jika sudah tak produktif. Firma jasa keuangan MetLife Europe, dalam surveinya, juga menunjukkan, kebanyakan perempuan yang bekerja tak memiliki tabungan pensiun yang layak.

Jumlah tabungan perempuan yang bekerja hanya setengah dari tabungan laki-laki bekerja. Jumlah ini belum termasuk persiapan dana pensiun bagi perempuan. Alhasil, lebih dari 4 juta pekerja di atas 50 tahun berharap masih bisa bekerja meski sudah memasuki usia pensiun.

Sementara Pemerintah Inggris mengumumkan batas usia pensiun adalah 70 tahun. Meski begitu, kenyataannya laki-laki akan pensiun dari pekerjaannya pada usia 65 tahun. Adapun perempuan bisa bekerja hingga usia 60 tahun dan setelahnya harus bersiap untuk pensiun. Lain lagi dengan pegawai negeri setempat. Rata-rata gaji bulanan pegawai negeri di Inggris dipotong 3 persen untuk persiapan dana pensiun, kata politisi Inggris, George Osborne, Oktober lalu.

Dana pensiun merupakan perhatian sekaligus masalah yang menjadi tantangan banyak pekerja di Inggris. Bagaimana dengan kita di Indonesia? Sejauh mana dana pensiun dipersiapkan? Beruntung jika perusahaan tempat Anda bekerja sudah memenuhi kebutuhan ini. Meski begitu, apakah dana pensiun dari perusahaan mencukupi kebutuhan 20-30 tahun ke depan?

Dana pensiun perlu direncanakan jauh hari. Menurut perencana keuangan, Ligwina Hananto, dalam acara bincang-bincang seputar investasi, beberapa waktu lalu, tabungan tak akan cukup memenuhi kebutuhan dana pensiun. Ligwina menyarankan investasi sebagai solusi menyiapkan dana pensiun. Apa pilihan investasinya? Jawabnya kembali lagi kepada kebutuhan dan kemampuan finansial Anda.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau