Penerbangan

Garuda Tertarik Ambil Rute Mandala

Kompas.com - 15/01/2011, 20:56 WIB

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia tertarik mengambil rute penerbangan yang ditinggalkan Mandala Airlines dengan menyesuaikan kemampuan dan kebutuhannya.

"Kalau ditanya tertarik untuk mengambil rute yang tinggalkan Mandala, jawabnya adalah ya," kata Vice President Marketing Garuda Indonesia Don Jusuf Palito Bustan di sela-sela pengoperasian pesawat Boeing 737-800NG di  Kuala Lumpur International Airport, Malaysia, Sabtu (15/1/2011).

Meski demikian, lanjut Palito, itu semua harus melalui studi serta disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhannya. Apalagi, beberapa rute Mandala juga telah dimiliki Garuda. "Ya, tentu tidak langsung ambil semua, lah. Jujur saja, kami kan juga masih kekurangan pesawat," katanya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Freddy Numberi mengatakan, pihaknya tak khawatir rute Mandala Airlines selama ini akan terbengkalai menyusul penutupan operasional perusahaan penerbangan tersebut.

"Trayeknya juga pasti ada yang berminat (maskapai penerbangan lain). Dan saat ini trayek Mandala juga dilalui Batavia Air dan Lion Air. Saya tidak terlalu khawatir ada penumpang yang keleleran," kata Freddy di Jakarta, Kamis (13/1/2011).

Bahkan Menhub menambahkan, jika Mandala tak dapat menarik investor baru dalam waktu 45 hari, izin operasinya akan dicabut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau