Lalu lintas

Angkot Ngebut Akan Langsung Ditilang

Kompas.com - 17/01/2011, 15:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas Direktorat Lalulintas Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya memberlakukan tindak bukti pelanggaran di tempat terhadap pengemudi angkutan kota yang mengemudi secara ugal-ugalan dengan kecepatan tinggi.

"Tentunya petugas akan menindak tegas terhadap supir angkutan umum yang ugal-ugalan," kata Direktur Lantas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Royke Lumowa di Jakarta, Senin (17/1/2011).

Royke menyatakan kepolisian akan merazia surat izin mengemudi (SIM) dan kelengkapan izin trayek angkutan umum di DKI Jakarta.

Ditlantas Polda Metro Jaya akan menggelar operasi angkutan umum bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Royke menyatakan petugas lantas akan meningkatkan pengawasan terhadap angkutan umum agar tidak ada lagi korban tewas akibat tertabrak angkutan umum.

Pernyataan Royke itu, terkait dengan angkutan umum "Kopaja-63" jurusan Blok M - Depok menabrak petugas kebersihan jalan hingga tewas di sekitar Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (16/1).

Peristiwa itu bermula saat supir Kopaja, Ateng yang mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan tinggi, tidak mampu mengendalikan laju kendaraan.

Kendaraan angkutan umum tersebut menabrak pembatas jalan hingga terbalik, kemudian menabrak petugas kebersihan yang sedang bekerja di sekitar lokasi.

Selain itu, Kopaja-63 juga melukai seorang penumpangnya dan empat pengendara motor lainnya.

Sementara, Ateng yang juga mengalami luka masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.

Petugas Polres Metro Jakarta Selatan dapat menjerat Ateng melalui Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman penjara lima tahun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau