Latihan militer

Taiwan Gelar Latmil Berpeluru Tajam

Kompas.com - 17/01/2011, 19:53 WIB

TAIPEI, KOMPAS.com - Angkatan Bersenjata Taiwan akan menggelar latihan pertahanan udara dengan peluru tajam pada Selasa di Pangkalan Udara Jiupeng yang terletak di selatan Pingtung, demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan pada Senin (17/1/2011).

Presiden Ma Ying-jeou akan menyaksikan uji coba tersebut dalam kapasitasnya sebagai pemimpin tertinggi Angkatan Bersenjata Taiwan, menurut kementerian itu dalam satu pernyataan.

Karena percobaan tersebut dilakukan menjelang uji coba pesawat tempur siluman China yang dapat menghindari radar, beberapa analis militer setempat menduga latihan pertahanan udara Taiwan yang akan menggunakan peluru tajam itu dilakukan untuk menunjukkan tekad mereka dalam membela keamanan nasionalnya.

Namun, pihak kementerian mengatakan bahwa uji coba tersebut telah lama dijadwalkan tanpa pertimbangan khusus apa pun.

Sejalan dengan proyek efektivitas dan restrukturisasi, para unit militer akan menjalankan tes kesiapan tempur secara berkala beserta evaluasinya sejak 2006 lalu.

Di antara 12 unit militer yang dilibatkan dalam latihan perang Selasa tersebut adalah Brigade Kavaleri Udara Angkatan Darat 602, Brigade Korps Marinir 77, dan Skuadron Udara 427, ungkap kementerian itu.

Latihan tersebut akan meliputi taktik tempur, strategi tempur, serangan balik udara, serta percobaan untuk menembakkan berbagai rudal udara, termasuk Tien-kung, Hawk, Sparrow, Stinger, Tien-chien I berjarak pendek yang diluncurkan dari kendaraan, dan misil udara ke udara, menurut kementerian.

Uji coba itu terbuka bagi liputan media untuk membantu meningkatkan kesadaran keamanan di kalangan masyarakat, demikian pernyataan kementerian tersebut.

Hal itu akan menjadi yang pertama dalam delapan tahun terakhir bahwa wartawan diundang untuk meliput latihan militer di Pangkalan Udara Jiupeng yang terkenal dengan penjagaan ketatnya, menurut laporan beberapa media.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau