Tkw

Polda Gagalkan Pengiriman TKW Ilegal

Kompas.com - 18/01/2011, 21:42 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com — Jajaran Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Kepolisian Daerah Jawa Barat berhasil menggagalkan keberangkatan 23 tenaga kerja wanita ilegal dan di bawah umur dari Bandung yang akan dikirim ke Johor, Malaysia, di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Selasa (18/1/2011).

"Ada 23 pekerja yang rencananya akan diberangkatkan ke Johor, Malaysia. Mereka ialah 22 pekerja perempuan dan satu anak perempuan di bawah umur," kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Polda Jawa Barat Kompol Fatma Noer, ketika dihubungi melalui telepon selulernya.

Ke-23 pekerja ilegal tersebut direkrut oleh seorang pria asal Cilacap, Jawa Tengah, berinisal Na (33).

"Kami menangkap tersangka yang akan memberangkatkan mereka ke Malaysia, yakni seorang pria berinisial Na, warga Cilacap," kata Kompol Fatma.

Rencananya, para pekerja tersebut akan dipekerjakan di sebuah pabrik elektronik di kawasan Johor, Malaysia.

Menurutnya, para pekerja tersebut telah dibawa ke kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Bandung, sedangkan tersangka Na sudah diamankan di Polda Jawa Barat.

"Tersangkanya telah kami bawa ke polda guna proses hukum selanjutnya," ujarnya.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka Na dijerat dengan UU Perlindungan Anak, UU Perdagangan Manusia, dan pemalsuan identitas.

Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polda Jawa Barat telah dua kali menggagalkan keberangkatan pekerja ilegal dan di bawah umur.

Pada 28 Desember 2010 lalu Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polda Jawa Barat juga berhasil menggagalkan keberangkatan tenaga kerja di bawah umur dari Jawa Barat, yang akan dikirim ke Pulau Batam, di Bandara Husein Sastranegara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau