China Hanya Ekspor Setengah Juta Mobil

Kompas.com - 19/01/2011, 11:58 WIB

BEIJING, KOMPAS.com - China boleh hebat -nomor satu - dalam produk dan penjualan mobil di dunia saat ini. Namun untuk ekspor dinilai paling rendah di antara negara produsen mobil besar dunia. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh China Association of Automobile Manufacturers (CAAM), dari jumlah kendaraan yang diproduksi 18,29 juta unit pada 2010, hanya 2,98 persen yang diekspor, yaitu 544.900 unit.

Kinerja tersebut dinilai media otomotif China, China Car Times mengecewakan. Pasalnya kalah dibandingkan dengan Jepang, Jerman dan Korea Selatan. Bahkan dibandingkan dengan negara berkembang yang dinilai di bawah China, yaitu India dan Brasil. .

Dibeberkan, pada 2010, Jerman mengekspor 4,24 juta unit atau 76,29 dari total produksinya. Sedangkan Jepang, dari Januari sampai November 2010 , mengekspor 4,37 unit. Selanjutnya Korea Selatan 2,77 juta unit. Sementara ekspor mobil India mantap kendati terjadi krisis keuangan dunia, yaitu pada tahun fiskal 2009-2010 (antara April dan Maret 2010), 1,8 juta atau tumbuh 17,90 persen.

Ekspor China pada 2010 terdiri dari mobil penumpang (sedan dan SUV) 282,900 unit dan kendaraan komersial 261.900 unit. Mobil penumpang tersebut nilainya mencapai 1,66 miliar dolar AS sementara komersial 4,75 miliar AS. Rinciannya, untuk mobil penumpang harga rata-rata 6.535 AS, sedangkan komersial 17.800 dolar AS.

Rendahnya ekspor produk China, karena berdasarkan hasil tes tabrak ADAC, kualitasnya dinilai rendah dan hasil kerja (kontrol kualitas) yang masih kurang. Kendati demikian, di Timur Tengah dan Afrika, mobil China dnilai mendapat sambutan   baik.

Tahun ini diperkirakan produsen China harus mencari pasar lebih besar lagi di luar negara tersebut. Pasalnya, kapasitas produksi yang berlebihan dan insentif untuk mobil bermesin 1,6 liter mulai dihilangkan.

Di Indonesia produknya China yang bertahan adalah Chery yang dipasarkan oleh kelompok Indomobil, Geely dan Foton di kategori komersial (Indomobil dan Moderen Group). Sebelumnya juga pernah diperkenalkan Great Wall dan berbagai merek lain. Namun sambutan dari konsumen Indonesia kurang begitu antusias kendati harga yang ditawarkan lebih rendah. Konsumen Indonesia, masih mengandalkan merek Jepang yang dibuat di Indonesia atau negara lainnnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau