Transportasi publik

Layanan KA Bobrok, Perlu Peningkatan

Kompas.com - 19/01/2011, 12:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com Penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia tentang persepsi masyarakat terhadap pelayanan kereta api Jabodetabek di wilayah Bogor menegaskan bahwa pelayanan masih buruk, terutama di kelas ekonomi. Karena itu, LIPI merasa perlu mendesak PT Kereta Api Indonesia untuk segera memenuhi standar pelayanan minimum (SPM).

"Masih saja buruk kereta api Jabodetabek di wilayah Bogor dan Bekasi. Hanya di wilayah Serpong yang menjawab sudah baik," ungkap peneliti UPT Balai Pengembangan Instrumentasi LIPI, Taufik Hidayat, Rabu (19/1/2011) dalam seminar "Standar Pelayanan Minimum Kereta Api" di kantor LIPI, Jakarta.

Selain itu, lanjutnya, pelayanan kereta api Jabodetabek untuk kelas ekonomi, yang merupakan kelas masyarakat, masih tidak memuaskan. Hanya kelas ekspres dan semiekspres yang membaik.

"Masyarakat atau responden menganggap kereta api masih merupakan angkutan massal yang lebih cepat ketimbang angkutan massal lain dan tarif yang dikenakan juga sudah sesuai," ujarnya.

Karena itu, untuk menjamin akses dan mutu pelayanan kepada masyarakat, Taufik mengungkapkan, PT KAI harus menyosialisasikan dengan baik SPM. SPM sebenarnya sudah mulai diterapkan tahun 2000, tetapi sosialisasinya tidak berjalan baik. SPM mengatur segala persyaratan teknis, termasuk sarana-prasarana serta fasilitas pelayanan di stasiun asal, selama perjalanan, hingga sampai di stasiun tujuan.

Namun, untuk memenuhi SPM tersebut, menurut Taufik, PT KAI perlu menyusun maklumat pelayanan angkutan penumpang kereta api.

"Ini adalah usulan yang dibuat sebagai upaya meningkatkan standar pelayanan kepada penumpang kereta api di seluruh Indonesia dan agar diketahui secara umum," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau