Antara Seks dan Bulu Badan

Kompas.com - 20/01/2011, 09:35 WIB

TANYA :

Saya sering dengar dari orang-orang bahwa banyaknya bulu di tubuh mempengaruhi kekuatan dalam bercinta. Pasalnya tubuh saya ini jarang sekali ditumbuhi bulu. Bahkan di kaki dan ketiak saya pun terbilang sedikit sekali bulu yang tumbuh, tidak seperti lelaki lainnya.

Yang saya khawatirkan, nanti kalau saya menikah apakah kehidupan seks saya akan lemah dikarenakan tidak adanya bulu di tubuh saya. Apakah ada hubungannya antara pertumbuhan bulu-bulu di tubuh dengan kekuatan bercinta ? Jika iya, bagaimana saya menanggulanginya. Terima kasih dok.  

Imam, 26, Jakarta

JAWAB :

Informasi mengenai bulu di badan dengan fungsi seksual memang kerap terdengar, bahkan banyak orang percaya itu. Memang benar, pertumbuhan rambut berkaitan dengan hormon testosteron. Tetapi ada pula faktor genetik dan ras yang berpengaruh.

Benar pula pria yang hormon testosteronnya kurang mengalami banyak masalah, termasuk pertumbuhan rambut di badan yang terhambat. Tetapi bukan berarti semakin tinggi kadar hormon testosteron, rambut di badan semakin banyak. Bukan pula berarti semakin banyak rambut di badan, fungsi seksual semakin baik. Karena itu, Anda tidak perlu khawatir karena informasi tentang bulu badan itu.

Sebenarnya saat ini Anda dapat mengetahui apakah fungsi seksual Anda normal atau tidak. Cara sederhana ialah merasakan ada tidaknya dorongan (gairah) seksual, baik muncul spontan atau pun karena ada rangsangan dari luar seperti menyaksikan gambar erotik. Anda juga dapat merasakan ada tidaknya ereksi penis yang spontan terjadi pada malam atau pagi hari. Demikian juga ketika Anda melakukan masturbasi, bagaimana keadaan ereksi, orgasme, dan ejakulasi.

Walaupun reaksi yang terjadi tidak pasti menunjukkan keadaan ketika melakukan hubunga seskual, tetapi paling tidak memberikan gambaran bagaimana kemungkinan fungsi seksual Anda.   

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau