Insiden

Gara-gara Sepeda Batal Mengangkasa

Kompas.com - 20/01/2011, 19:36 WIB

KOMPAS.com — Apes nian Tim Kopra. Tinggal beberapa minggu mewujudkan misi berjalan di ruang angkasa, ia malah terjatuh dari sepeda. Alhasil, astronot asal "Abang Sam" (Amerika Serikat) itu kehilangan tempat dalam perjalanan pesawat ulang alik Discovery.

Menurut warta AP dan AFP pada Kamis (20/1/2011), Kopra cedera lantaran terjatuh kala mengayuh sepedanya akhir pekan lalu. Jadilah, astronot lainnya, Steve Bowen, menggantikan posisinya. Padahal, Kopra adalah komandan tim astronot yang bakal berjalan kaki di ruang angkasa.

Kendati begitu, NASA tidak mengungkap rincian dari cedera yang diderita Tim Kopra. Pertimbangan NASA, hal itu merupakan informasi medis yang bersifat pribadi. Kecelakaan tersebut terjadi tidak jauh dari rumahnya dan tidak melibatkan kendaraan lain.

Misi pesawat ulang alik Discovery ini sudah ditunda beberapa kali karena masalah teknis. Namun, perubahan pada saat-saat terakhir ini diperkirakan tidak akan menunda lagi peluncuran Discovery pada  24 Februari mendatang.

Pesawat ulang alik Discovery menurut rencana akan membawa barang-barang yang dibutuhkan oleh Stasiun Ruang Angkasa Internasional. Penerbangan ini merupakan satu dari rangkaian akhir misi pesawat ulang alik yang akan dihentikan tahun ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau