Mau Tidur Nyenyak? Coba 5 Makanan Ini!

Kompas.com - 21/01/2011, 15:36 WIB

KOMPAS.com — Apa yang Anda santap pada malam hari ternyata akan memberi pengaruh cukup besar pada kualitas tidur. Anda sebenarnya dapat dengan mudah memperoleh istirahat yang lebih baik dengan hanya membuat sejumlah perubahan dan menambahkan beberapa jenis makanan tertentu yang membantu tidur.

Satu hal yang perlu diingat, Anda tidak perlu menyantap jenis makanan ini sesaat sebelum tidur. Sebab, hal ini justru akan membuat Anda terjaga akibat peningkatan aliran darah ke sistem pencernaan.

Konsumsilah makanan ini satu atau dua jam sebelum Anda beranjak ke tempat tidur. Hal ini akan memberi kesempatan bagi proses pencernaan sehingga efek atau khasiat makanan ini akan terasa.

Berikut ini lima jenis makanan yang membantu Anda tidur lebih nyenyak:

1. Keju cottage

Keju jenis ini adalah sumber protein paling sempurna bagi Anda sebelum tidur. Keju ini mengandung protein kasein yang diserap secara perlahan oleh tubuh. Kasein akan mendistribusikan asam amino ke jaringan otot selama beberapa jam setelah dikonsumsi.

Selain itu, keju membantu Anda tidur nyenyak karena mengandung asam amino triptofan, yang secara alami akan diubah tubuh menjadi dua jenis hormon yang membantu tidur, yakni melatonin dan serotonin.  

2. "Oatmeal"

Meskipun kebanyakan orang mengira oatmeal adalah menu untuk sarapan, makanan ini juga berguna di malam hari. Pasalnya, karbohidrat dalam oatmeal memicu pelepasan serotonin dalam tubuh. Serotonin adalah hormon yang membuat kita nyaman, menurunkan stres, dan menjadikan pikiran lebih tenang.

Karena oatmeal juga dicerna lebih lambat, pemilihan makanan ini tentu sangat tepat. Anda tidak perlu khawatir akan terbangun di malam hari akibat kadar gula darah Anda melonjak.

Tambahkan apel pada menu oatmeal dengan sedikit kayu manis. Anda juga dapat menyajikannya bersama susu skim.

3. Kacang atau selai kacang

Makanan lain yang perlu Anda pertimbangkan untuk memperbaiki kualitas tidur adalah kacang atau selai kacang alami. Kacang adalah sumber alami niasin, nutrien yang juga dapat membantu pelapasan serotonin dalam tubuh.   Kedua jenis makanan ini memang mengandung lemak dan kalori yang sedikit lebih tinggi. Oleh sebab itu, Anda harus bijak mengatur porsinya. Dengan mengonsumsinya secara moderat, kedua jenis makanan ini dapat membantu keberhasilan Anda dalam pengaturan diet.

Untuk mendapat hasil terbaik, sajikan selai kacang dengan roti gandum utuh.

4. Susu hangat

Minuman yang satu ini memang sudah legendaris dalam membantu Anda supaya cepat tidur. Alasan di balik manfaatnya adalah kandungan triptofan. Bagi kebanyakan orang, menyajikannya dalam bentuk minuman hangat akan membuat pikiran lebih tenang dan rileks.

Selain itu, susu juga  mengandung kalsium yang akan membantu otak mengatur produksi hormon melatonin, yang secara alami berfungsi mengatur siklus tidur Anda setiap hari.

Tambahkan madu alami jika Anda lebih suka rasa manis dan itu pun akan menambah karbohidrat untuk membantu pelepasan serotonin.

5. Anggur

Nah, makanan terakhir yang perlu Anda pertimbangkan dalam memperbaiki tidur adalah anggur. Buah ini adalah satu-satunya yang mengandung hormon melatonin. Oleh sebab itu, dengan menambahkan buah ini secara teratur pada menu santapan Anda, upaya tubuh untuk membentuk siklus tidur-bangun secara alami akan terbantu. Alhasil, Anda pun akan bisa tidur lebih cepat dan nyenyak setiap malam.

Cara menyajikannya, Anda dapat mencampur potongan anggur dalam semangkuk yoghurt. Menu ini akan menjadi camilan sempurna sebelum tidur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau