Pemerintah Tawarkan Sukuk Nol Risiko

Kompas.com - 21/01/2011, 19:44 WIB

BATAM, KOMPAS.com — Pemerintah menawarkan instrumen investasi individual sukuk ritel SR-003 dengan nol risiko kepada masyarakat.

"Sukuk ritel ini dengan risiko nol," kata Langgeng, Kepala Subdirektorat Pengembangan Pasar SBSN Direktorat Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, di Batam, Jumat (21/1/2011).

Investasi yang ditawarkan dengan masa tenor tiga tahun. Selain itu, pemerintah juga menjanjikan imbalan tetap yang diberikan setiap bulan.

Namun, persentase imbalan baru akan ditentukan pemerintah pada 2 Februari 2011.

"Persentase akan ditetapkan berdasarkan BI rate yang berlaku dan biasanya lebih tinggi dibanding bunga deposito," katanya.

Sukuk negara ritel adalah surat berharga negara yang diterbitkan berdasarkan prinsip syariah, sebagai bukti atas penyertaan terhadap aset SBSN, baik dalam mata uang rupiah maupun valuta asing.

Untuk sukuk SR-003 yang ditawarkan pada 2011, ia mengatakan, pemerintah menyiapkan underlying tanah dan bangunan Rp 10,8 triliun.

Mengenai jumlah sukuk SR 003 yang ditawarkan, ia mengatakan, itu baru akan diumumkan Menteri Keuangan kemudian.

Kepala Divisi Pengembangan Usaha PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Heri Purnomo mengatakan, dari sisi tingkat suku bunga, sukuk ritel lebih menguntungkan sebab besarnya jauh lebih besar ketimbang suku bunga bank.

"Imbalan ritel lebih besar, contohnya suku bunga ritel SR-001 mencapai 12 persen, lebih tinggi ketimbang suku bunga tabungan perbankan yang berkisar enam persen," katanya.

Ia mengatakan, penjualan perdana sukuk ritel hanya diperuntukkan untuk WNI dengan nilai 100 persen.

Pada pasar sekunder, sukuk ritel diperjualkan bebas dengan harga bisa di atas atau di bawah 100 persen.

Pemerintah Indonesia, melalui perusahaan penerbit SBSN Indonesia, akan menerbitkan sukuk bunga ritel SR-003 dengan tanggal penerbitan 23 Februari 2011 dengan masa tenor tiga tahun dan tanggal jatuh tempo 23 Februari 2014.

Sukuk SR-003 ditawarkan dengan nominal per unit Rp1 juta dengan minimum pemesanan Rp 5 juta dan kelipatannya, underlying asset berupa barang milik negara (BMN) berupa tanah dan atau bangunan.

Jadwal penerbitan dan penjualan sukuk negara ritel seri SR-003: penetapan imbalan/kupon pada 2 Februari 2011, pembukaan masa penawaran tanggal 7 Februari 2011, penutupan masa penawaran 18 Februari 2011, penjatahan 21 Februari 2011, dan settlement tanggal 23 Februari 2011.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau