Demikian disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi A Mallarangeng, Jumat (21/1), seusai mendampingi Wapres Boediono mendengarkan paparan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dan meninjau langsung pembangunan gedung olahraga di kawasan Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Sumsel.
Andi mengatakan, sesuai dengan arahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sidang kabinet, Wapres Boediono diminta mengoordinasi dan
Andi mengakui, dari hasil pengamatannya bersama Wapres Boediono, ada pembangunan gedung yang sesuai dengan jadwal, lebih maju dari jadwal, juga ada beberapa yang terlambat sekitar 2-5 persen.
”Memang, meski ada yang sesuai dengan jadwal, ada bangunan yang baru dimulai fondasi dan tiang pancangnya, seperti gedung kolam renang dan lainnya,” katanya. Untuk itu, lanjut Andi, harus ada pemantauan pelaksanaan pembangunan dari minggu ke minggu hingga bulan per bulan agar benar-benar selesai tepat waktu. ”Perlu juga ada percepatan-percepatan tertentu bagi yang terlambat.”
Terkait koordinasi dan pengawasan pembangunan arena SEA Games, Andi menyatakan, Wa-
Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, paparan tentang kepastian selesainya pembangunan disampaikan karena banyak yang tidak percaya bahwa pembangunan arena pertandingan bisa selesai bulan Juli. ”Saat ini ada 2.169 pekerja. Saat puncak, yaitu bulan Maret-April, ada 3.500 orang bekerja siang malam. Tolong berikan semangat kepada masyarakat Sumsel,” kata Alex.
Alex mengungkapkan, kemungkinan terjadi defiasi atau keterlambatan penyelesaian pembangunan arena SEA Games dari jadwal hanya 0,83 persen.
Sesuai dengan jadwal, ujar Alex, pembangunan tiga kolam standar internasional yang panjangnya disesuaikan kebutuhan akan selesai Juni. Pembangunan lapangan tembak akan selesai Juli. Mengenai wisma atlet yang akan dipakai menampung 3.000 orang, pembangunan wisma atlet akan selesai tanggal 14 Juli sesuai dengan berakhirnya kontrak.
Sesmenpora Wafid Muharam mengatakan, seluruh pembangunan masih sesuai jadwal. Jadi, ia melihat Menpora belum perlu membuat keputusan pada akhir April sesuai permintaan Inasoc, apakah sejumlah cabang bisa dipertandingkan di Palembang atau tidak.