Ferguson-lah Alasan Giggs Belum Pensiun

Kompas.com - 22/01/2011, 04:10 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com — Gelandang Manchester United, Ryan Giggs (37), mengatakan bahwa relasinya dengan Manajer Alex Ferguson sangat akrab sekarang dan itu memotivasinya untuk terus menjaga semangat dan fisik untuk tetap bermain di level tinggi.

Musim ini, dalam usia 37 tahun, Giggs bermain sebanyak 12 kali dari 21 pertandingan MU yang sudah dilakoni MU di Premier League.

Jumlah jam terbang itu tak jauh berbeda dibandingkan dengan yang didapat pemain muda, misalnya Nani dan Anderson. Sementara Nani sudah tampil sebanyak 17 kali dan Anderson 9 kali.

Terakhir, Giggs bermain melawan Tottenham Hotspur, Minggu (16/1/2011). Itu merupakan penampilan Giggs yang ke-600 di liga bersama Manchester United. Seusai laga yang berakhir imbang 0-0 itu, Ferguson memuji Giggs sebagai contoh bagi pemain muda dan dengan begitu, penting dalam pengembangan tim MU.

"Senang mendengar pujian dari Manajer. Ia akan selalu menjadi orang pertama yang mengatakan apakah aku bermain dengan tidak baik atau performaku tidak bagus. Kami banyak berbincang dan kami bersikap lebih jujur satu sama lain," ujar Giggs.

"Ia mengatakan kepadaku kapan aku tidak akan bermain dan memberiku sedikit catatan. Ini adalah relasi yang hebat dan itu merupakan alasan besar mengapa aku masih bermain," tambahnya.

Kontrak Giggs habis akhir musim ini dan menurut pemberitaan di Inggris, MU belum menawarkan kontrak baru. Ketua Eksekutif MU David Gill mengatakan, negosiasi akan dilakukan sekitar Februari mendatang. (GUA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau