PSM: Kongres PSSI Tak Manfaat, Pemborosan

Kompas.com - 23/01/2011, 22:06 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com — Pengurus PSM Makassar menilai kongres PSSI yang digelar di Bali, 21-22 lalu, merupakan kegiatan yang tidak memberikan sebuah manfaat dan justru hanya menghabiskan anggaran.

Kuasa hukum PSM, Syahrir Cakkari, di Makassar, Minggu (23/1/2011), mengatakan, pihaknya tidak melihat ada sebuah perubahan mendasar khususnya dalam hal perbaikan kompetisi dan prestasi sepak bola Tanah Air dalam kongres PSSI.

"Saya melihat tujuan kongres yang baru saja digelar pada intinya hanya mengevaluasi program kerja dan anggaran PSSI. Celakanya, program kerja pada kenyataannya justru tidak bisa direalisasikan," ujarnya.

Pria yang berprofesi sebagai pengacara itu menjelaskan, jika kongres PSSI memang bertujuan memajukan persepakbolaan Tanah Air, seluruh tim seharusnya diberikan hak untuk mengeluarkan ide masing-masing.

Sebaliknya, sejumlah klub justru ditolak untuk memasuki arena kongres karena dianggap sudah tidak memiliki hak. Kondisi ini tentu semakin membuktikan bahwa PSSI pada dasarnya tidak ingin melakukan sebuah perubahan untuk kebaikan bersama.

Menurut Cakkari, kongres seharusnya menjadi ajang saling bertukar pikiran termasuk ide yang bertujuan untuk perkembangan sepak bola. Hal itu tentu akan lebih mendatangkan manfaat dibanding hanya dijadikan alat untuk sebuah kepentingan.

"Kami sendiri belum mengetahui apa-apa saja yang telah dihasilkan pada kongres itu selain ajang kumpul-kumpul. Saya kira kongres PSSI kemarin hanya hambur-hamburkan anggaran saja," katanya.

Sebelumnya, kongres yang berlangsung selama dua hari itu telah menyepakati beberapa hal seperti program kerja dan anggaran tahun 2011.

Selain itu, kongres PSSI juga secara resmi mencopot keanggotaan lima klub, di antaranya Persibo Bojonegoro dan Persema Malang yang berlaga di Liga Primer Indonesia (LPI). PSM Makassar masih akan dimintai pembelaannya pada kongres empat tahunan di Bintan, 19 Maret mendatang. (ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau