Korporasi

Lippo Urung Jual First Media

Kompas.com - 24/01/2011, 11:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Grup Lippo tampaknya masih setengah hati menjual PT First Media Tbk (KBLV). Bahkan, perusahaan yang bergerak di divisi televisi kabel, internet pita lebar dan program (content), ini bakal dikembangkan secara organik.

Dicky Moechtar, Direktur First Media, menilai usahanya itu masih memiliki potensi tumbuh di tengah persaingan usaha yang semakin sengit serta kebutuhan investasi dan permodalan yang meningkat.

"Kami masih ingin mencari jalan agar KBLV bisa tumbuh berkelanjutan dan meningkatkan nilai pemegang saham," ungkap Dicky kepada Kontan, Jumat (21/1/2011).

Meski dikabarkan telah dijual mayoritas dan berujung pada lonjakan harga sahamnya, Grup Lippo masih berpikir dua kali untuk menjual anak usaha. Saat ini KBLV telah menunjuk konsultan keuangan internasional, Merrill Lynch Singapura Pte Ltd, melakukan tinjauan strategis atas strategi bisnisnya ke depan.

Dicky juga membantah berita-berita bahwa KBLV akan dijual. Dalam tinjauan yang dilakukan perseroan dan Merrill Lynch, belum ada intensi ataupun pembahasan untuk menjual KBLV, baik sebagian maupun keseluruhan.

Selain itu, konsultan keuangan KBLV juga masih mengidentifikasi berbagai strategi dan peluang pengembangan bisnis, baik bagi First Media maupun anak usaha lain yang akan disesuaikan dengan kompetisi dan perubahan teknologi serta kebutuhan investasinya. "Kami masih memiliki kesempatan untuk tumbuh," ujarnya. (Kontan/Didik Purwanto)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau