Rafael Nadal Menang Mudah

Kompas.com - 25/01/2011, 04:44 WIB

MELBOURNE, SENIN - Petenis-petenis unggulan melaju ke perempat final Australia Terbuka. Rafael Nadal bermain sangat efektif saat melibas petenis Kroasia, Marin Cilic, 6-2, 6-4, 6-3, di Rod Laver Arena, Senin (24/1). Nadal menyusul Andy Murray dan David Ferrer yang lebih dulu memastikan lolos.

Yang mengejutkan adalah partai putaran keempat antara petenis non-unggulan asal Ukraina, Alexandr Dolgopolov, dan Robin Soderling. Dolgopolov menumbangkan unggulan keempat asal Swedia itu dalam lima set penuh, 1-6, 6-3, 6-1, 4-6, 6-2.

Di bagian putri, petenis Swedia yang diunggulkan di tempat ketiga, Kim Clijsters, dan unggulan kedua asal Rusia, Vera Zvonareva, juga memastikan diri ke delapan besar. Masih ada petenis Ceko, Petra Kvitova, dan Agnieszka Radwanska dari Polandia yang Senin kemarin juga melaju.

Nadal mengakhiri perlawanan Cilic setelah Cilic membikin kesalahan ganda. Laga berdurasi 2 jam 31 menit pada malam yang teduh itu memuaskan penonton, terutama pendukung peringkat satu dunia asal Spanyol ini.

Nadal merasa sempurna saat ini, apalagi kini hanya tersisa tiga pertandingan lagi hingga pemuncak jika ia terus melaju. ”Malam ini saya merasa tidak terlalu banyak berkeringat. Dua hari lalu keringat saya bercucuran terus, rasanya lelah sekali. Namun, kali ini menjadi hari pertama saya merasa fisik saya sempurna,” ujar Nadal.

Atas hasil ini, Nadal mencatat 25 laga kemenangan secara beruntun di grand slam. Jumlah ini sama dengan perolehan Jimmy Connors dan Pete Sampras tahun 1970-an dan 1990-an. Rod Laver meraih laga kemenangan beruntun lebih banyak lagi, mencapai 29 kali. Adapun Roger Federer menang di 27 laga secara beruntun sebanyak dua kali. Bisa dibilang, rekor Federer ini belum terkalahkan.

Nadal di delapan besar, Rabu (26/1), akan bertemu David Ferrer, yang sebelumnya menekuk petenis Kanada, Milos Raonic, 4-6, 6-2, 6-3, 6-4 . Sejak 14 tahun lalu, baru kali ini terjadi pertarungan dua petenis Spanyol di perempat final.

Murray yang menaklukkan petenis Austria, Jurgen Melzer, 6-3, 6-1, 6-1, gagal berjumpa Soderling. Sebagai ganti, ia akan menghadapi Dolgopolov yang bermain penuh kejutan. Dolgopolov menyebut pertandingan ini sebagai penampilan terbaik dalam hidupnya. Pernyataan yang wajar mengingat Soderling, yang dua kali menjadi finalis, mempertaruhkan segalanya untuk merebut titel mayor pertamanya. ”Saya berkali-kali berjuang di turnamen ini,” kata Soderling, yang tidak mampu menyembunyikan kesedihannya.

Tanpa Soderling, besar harapan Murray untuk melenggang ke semifinal. Petenis Inggris yang dikalahkan Federer pada final Australia Terbuka tahun lalu ini merasa gembira bisa mengalahkan Melzer dalam tiga set. Dalam beberapa kali pertemuan, ia melaluinya dengan susah payah.

Kualitas Kim Clijsters

Lagi-lagi, Clijsters menyuguhkan permainan berkualitas ketika mengalahkan petenis Rusia, Ekaterina Makarova, 7-6 (7/3), 6-2. Set pertama yang sangat ketat ini menjadi set favorit penonton, yang memberi tepuk tangan keras pada setiap akhir gim. Pertahanan Clijsters brilian sepanjang pertandingan. Pukulan menyilangnya yang cepat dan kemampuannya bertahan memaksa Makarova selalu berada di garis belakang dan sering gagal mengembalikan bola.

Untuk keenam kalinya Clijsters tampil di perempat final Australia Terbuka. Ia mencapai semifinal empat kali dan sekali mencapai final tahun 2004. Akan tetapi, ia kalah dari Justine Henin. (AFP/REUTERS/IVV)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau