MELBOURNE, KOMPAS.com - Di Australia Terbuka 2011, Kim Clijsters menjadi favorit juara. Meski tampil dominan di lapangan, ibu satu putri ini mengatakan dia bukanlah "Superwoman" seperti yang dikatakan banyak orang.
Clijsters akan tampil di perempat final setelah melewati empat babak tanpa kehilangan satu set pun, termasuk kemenangan impresif, 6-0, 6-0, atas mantan petenis nomor satu dunia Dinara Safina di babak pertama. Di babak keempat yang berlangsung Senin (24/1), Clijsters kembali memperlihatkan kesolidannya dengan mengalahkan Ekaterina Makarova, 7-6 (3), 6-2.
Perannya sebagai pemain hebat di lapangan, serta sebagai seorang ibu mengundang pertanyaan tentang cara Clijsters membagi waktu antara karir dan keluarga. "Kami bepergian bersama pengasuh. Ini membuat saya bisa fokus pada tenis. Saya tidak melakukan semuanya sendiri. Saya bukan 'Superwoman'," kata Clijsters, yang menjadi unggulan ketiga di Melbourne Park.
Meski dibantu seorang pengasuh, petenis Belgia ini tak menduga bisa meraih sukses dalam karir di lapangan dengan cepat. Clijsters memutuskan untuk beristirahat dari lapangan tenis ketika menikah dan punya anak, Jada, yang lahir Februari 2008.
Setelah pensiun sementara selama 2,5 tahun, dia kembali berkompetisi dan langsung menjadi juara di AS Terbuka 2009. Gelar juara ini dipertahankannya setahun kemudian.
Di Melbourne Park kali ini, peluang Clijsters juara semakin besar ketika beberapa unggulan lain, seperti Venus Williams, Maria Sharapova, dan rekan senegaranya Justine Henin telah bertumbangan.
Petenis unggulan lain yang masih bertahan adalah unggulan pertama Caroline Wozniacki dan Vera Zvonareva (2). Namun, sebelum tampil di partai puncak, Clijsters harus melewati Agnieszka Radwanska lebih dulu di perempat final.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang