Parkir tunggal disepakati

Parkir Ganda di Blok M Dihapus

Kompas.com - 25/01/2011, 11:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Masalah parkir ganda yang selama ini membayangi pedagang dan pengunjung kompleks pertokoan Blok M kini selesai. Pedagang, Dinas Perhubungan, dan DPRD DKI Jakarta telah menyepakati sistem pembayaran parkir tunggal mulai Februari.

”Hanya akan ada satu pungutan parkir yang diterapkan dalam kompleks Blok M. Pungutan parkir di depan ruko dan di dalam gedung Blok M Square akan diintegrasikan melalui teknologi informasi,” kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Senin (24/1/2011) di Balai Kota DKI Jakarta.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, semua pengunjung yang masuk ke dalam kompleks Blok M dengan membawa kendaraan pribadi akan mendapat karcis di pintu gerbang. Jika kendaraan diparkir ke dalam gedung Blok M Square, petugas parkir akan memindai barcode pada karcis. Pemindaian barcode akan dilakukan lagi saat kendaraan pengunjung keluar dari gedung Blok M Square. Penghitungan biaya parkir yang harus dibayar akan dilakukan di gerbang keluar Blok M.

Kendaraan pengunjung yang parkir di depan ruko juga akan dikenai biaya parkir di gerbang keluar. Petugas parkir di depan ruko tidak berhak meminta uang parkir kepada pemilik kendaraan.

”Jika ada petugas parkir di badan jalan yang meminta uang parkir, pemilik kendaraan harus menolaknya. Semua pembayaran parkir harus dilakukan di gerbang,” kata Pristono.

Tarif parkir diberlakukan secara progresif agar pengunjung tidak parkir berlama-lama. Semua penerimaan parkir akan dikoordinasikan antara Unit Pelaksana Parkir dan pengelola Blok M Square.

Andi Yusuf, pengguna parkir sepeda motor di Blok M, mengatakan, pengelola parkir di Blok M harus memastikan juru parkir tidak meminta uang dari konsumen yang parkir di depan ruko. Selama ini mereka sering mengintimidasi pengguna parkir yang menolak membayar karena tahu pembayaran hanya dilakukan di gerbang keluar.

Yohanes, pedagang di Blok M, berharap parkir ganda benar-benar dapat dihapuskan. Parkir ganda membuat jumlah pengunjung berkurang sehingga omzet mereka juga ikut anjlok. (ECA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau