Sihir Berbatov Makin Mendesir

Kompas.com - 26/01/2011, 05:17 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com - Lagi, Dimitar Berbatov, menjadi pahlawan Manchester United (MU). Pemain asal Bulgaria yang sempat melempem itu, kini ibarat penyihir yang terus memamerkan kehebatannya demi kejayaan "Setan Merah".

Gol demi gol mengalir dari kaki dan kepalanya. MU pun harus banyak-banyak berterima kasih kepadanya. Terutama saat mereka bertandang ke kandang Blackpool, Selasa atau Rabu (26/1/2011) dini hari WIB.

Berkat dia, MU berhasil terhindar dari kekalahan pertama mereka di Premier League. Dua gol yang ia cetak, ditambah satu gol dari Javi Hernandez, membuat "Red Devils" menang 3-2 atas Blackpool dalam lanjutan Premier League di Stadion Bloomfield Road. MU pun tetap melenggang di puncak klasemen, dihiasi rekor tak terkalahkan di musim ini.

Sebelumnya, penyerang yang musim lalu bermain kurang konsisten ini berhasil mencetak hat-trick ke gawang Birmingham City akhir pekan lalu. Ini merupakan hatt-rick ketiganya di musim ini. Sebelumnya ia lakukan saat lawan Liverpool dan Blackburn Rovers. Saat ini, Berbatov pun sementara menjadi pencetak gol terbanyak Premier League. Dari 23 pertandingan Premier League, Berbatov sudah mencetak 17 gol. Secara total dari semua kompetisi, dia sudah membukukan 20 gol.

Di saat Wayne Rooney tak mendapatkan sentuhan magisnya, Berbatov muncul sebagai alternatif. Bahkan, Sir Alex Ferguson lebih suka menarik Rooney, yang tampil buruk saat melawan Blackpool, ketimbang mengganti Berbatov. Pemain berusia 29 tahun ini pun membayar kepercayaan Ferguson dengan golnya.

Bukan kali ini saja gol Berbatov menyelamatkan muka "Red Devils". Yang paling fenomenal tentu hat-trick-nya ke gawang Liverpool, 19 September 2010. Kala itu, Berbatov berhasil membalas dua gol dari Steven Gerrard dengan tiga gol dan membuat MU menang 3-2. Hebatnya lagi, hatt-rick itu merupakan yang pertama sejak 64 tahun terakhir pertemuan MU dengan Liverpool.

Kritikan tajam yang sempat diterimanya di awal musim kini hilang. Para pendukung MU mulai mengelu-elukan nama pemain yang digaet dari Tottenham Hotspur ini. Ferguson makin mengandalkannya ketimbang Rooney.

Dari pemain yang nyaris menjadi pecundang dan dianggap pembelian gagal, Berbatov kini menjadi pujaan baru. Dia seperti penyihir yang mampu mengubah keadaan dengan ketajamannya di depan gawang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau