Mal Ciputra World Siap Bersaing dengan PP dan GI

Kompas.com - 26/01/2011, 14:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu kebanggaan yang dibangun di superblok Ciputra World adalah bangunan malnya yang megah, yang siap bersaing dengan mal elite di Jakarta. 

Ukuran mal Ciputra World sendiri diakui oleh Artadinata Djangkar, Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT. Ciputra Properti Tbk, sebagai bangunan paling dominan dibandingkan bangunan di superblok lainnya. "Kami mengunggulkan semua bangunan. Tapi dari segi ukuran, mal adalah yang paling dominan dan paling besar," kata Artadinata kepada Kompas.com ketika ditemui di Kantornya, Jalan dr. Satrio kavling 6, Jakarta, Senin (24/1/2011) lalu. 

Mal dengan luas 135.000 meter persegi ini, selain menawarkan tempat belanja dan gaya hidup, dua lantai teratas akan digunakan sebagai entertainment floor. Dua lantai ini akan diisi foodcourt, retail, cinema, gym, dan tempat rekreasi untuk anak-anak. "Kami siap bersaing dengan mal di Jakarta lainnya, seperti Pacific Place, Senayan City, dan Grand Indonesia," kata Artadinata. 

Menghadapi ketatnya persaingan di bidang properti, terutama mal di Superblok Ciputra World, Artadinata mengatakan kompetisi antarpengembang tak selalu dipadang negatifnya. Seperti diketahui, selain Ciputra yang mengembangkan di kawasan Mega Kuningan ada superblok Kuningan City. 

"Nanti bisa seperti Orchad Road di Singapura, ada beberapa proyek di satu kawasan yang malahan membuat sepanjang jalan ramai. Contohnya mirip dengan Plaza Senayan dengan Senayan City atau Grand Indonesia dengan Plaza Indonesia. Kami memandang semata-mata tidak hanya sebagai kompetisi, namun juga saling bersinergi," paparnya. (Natalia Ririh)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau