Nasi bungkus

Sembako Naik Nasi Bungkus Jadi Rp 10.000

Kompas.com - 26/01/2011, 18:34 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Akibat kenaikan harga sembako sejak awal tahun ini, membuat pedagang nasi bungkus di Pekanbaru menaikkan harga nasi bungkus dari sebelumnya Rp 8 ribu menjadi Rp 10 ribu.

"Kenaikan tersebut terpaksa dilakukan, untuk mengimbangi kenaikan harga sembako," ujar Yeti (35), pedagang nasi bungkus di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru, Rabu (26/1/2011).

Dia mencontohkan beras yang biasanya kami beli Rp 7 ribu per kilogramnya, sekarang sudah mencapai Rp 11 ribu per kilogramnya.

Begitu juga dengan kenaikan harga cabai merah, lanjutnya, yang sangat berpengaruh terhadap harga nasi bungkus.

Sebelumnya harga cabai merah dia beli dengan harga Rp 45 ribu per kilogram, namun sekarang sudah melonjak menjadi Rp 55 ribu per kilogramnya.

"Itu masih mending, ketimbang sebelumnya yang mencapai Rp 80 ribu perkilogram," katanya.

Untuk mengantisipasinya, ia mengakali dengan menggunakan cabai merah kering yang dibeli dengan harga Rp 20 ribu per kilogram.

Cabai kering tersebut ia rendam, selama dua hari baru kemudian digunakan sebagai bahan masakan.

"Kalau tidak begitu, akan semakin kesulitan untuk mendapatkan keuntungan. Dengan harga saat ini saja, paling besar untung yang didapat hanya Rp 1.000 per bungkus," katanya.

Kenaikan harga nasi bungkus ini dinilai sangat memberatkan bagi warga Pekanbaru.

Terutama yang berstatus mahasiswa. Seperti yang diungkapkan Ridwan (19), mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Riau, yang mengeluhkan kenaikan nasi bungkus tersebut.

Beberapa waktu lalu, masih ada yang menjual nasi bungkus dengan harga Rp 7 ribu.

"Tetapi sekarang rata-rata harganya Rp 10 ribu. Ini sangat memberatkan, apalagi uang kiriman setiap bulannya tidak mengalami kenaikan," ujar Mahasiswa yang berasal dari Indragiri Hulu ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau