Angket pajak

Demokrat Mundur, Angket Pajak Mentah Lagi

Kompas.com - 26/01/2011, 18:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tujuh dari delapan inisiator hak angket perpajakan yang berasal dari Fraksi Partai Demokrat menarik diri secara resmi melalui surat tertulis, Rabu (26/1/2011). Dengan demikian, jumlah inisiator hak angket saat ini adalah 23 orang atau kurang dua orang dari batas minimal yang diatur dalam tata tertib DPR.

Pengajuan hak angket pun mentah lagi. Ketujuh inisiator yang mundur itu adalah Harry Wicaksono, Didi Irawadi S, Peter Zulkifli, Himatul Aliyah, Achsanul Qosasih, Diana Anwar, dan Gde Pasik Swardika. Satu orang yang bertahan adalah Soetjipto.

"Dengan demikian, pimpinan DPR memutuskan menulis secara resmi kepada pengusul untuk mengajukan (inisiator lagi). Kalau tidak, ini tidak bisa diproses. Kami meminta inisiator melengkapi, menambah, apabila hak angket ini dilanjutkan. Surat itu kami layangkan paling lama besok," kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung seusai rapat pimpinan.

Berikut adalah para inisiator yang masih bertahan:

1. Eva K Sundari (PDI-P)

2. Rahardi Zakaria (PDI-P)

3. Eddy Mihati (PDI-P)

4. T Gayus Lumbuun (PDI-P)

5. Ganjar Pranowo (PDI-P)

6. Hendrawan Supratikno (PDI-P)

7. Bambang Soesatyo (Golkar)

8. Nudirman Munir (Golkar)

9. Basuki T Purnama (Golkar)

10. Dewi Asmara Oetoyo (Golkar)

11. Aziz Syamsuddin (Golkar)

12. Deding Ishak (Golkar)

13. TB Soenmandjaja (PKS)

14. Bukhori Yusuf (PKS)

15. Lukman Eddy (PKB)

16. Baharudin Anshory (PKB)

17. Ottong Abdurrahman (PKB)

18. Mardiana Indraswati (PAN)

19. Ahmad Yani (PPP)

20. Desmond Mahesa (Gerindra)

21. Rindoko Dahono Wingit (Gerindra)

22. Syarifudin Suding (Hanura)

23. Soetjipto (Demokrat)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau