PASURUAN, KOMPAS.com - Abu vulkanik Gunung Bromo terbawa angin ke arah utara memasuki wilayah Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (29/1/2011). Sejak mengalami peningkatan lagi, Jumat (28/1/2011), Gunung Bromo masih terus mengeluarkan suara gemuruh, dan sewaktu-waktu diselingi suara menggelegar.
Abu vulkanik Bromo yang pada Jumat kemarinterbawa angin ke arah timur, kini berbelok ke arah wilayah Pasuruan. Abu tersebut terlihat sampai di atas wilayah Kota Pasuruan, tetapi tidak sampai turun, sehingga Pasuruan tidak redup.
Salah seorang warga, Sumarmiati warga Desa Wonokitri yang merupakan desa paling dekat dengan puncak Gunung Bromo, mengatakan, hujan abu tipis turun di desanya. Abu vulkanik yang hitam pekat terlihat membubung tinggi.
Sementara itu, warga Todari, Trisno Sudigdo warga juga melihat hujan abu tipis turun di desanya. Namun, warga tetap tenang dan bekerja seperti biasa dalam menghadapi fenomena alam tersebut. Secara visual, sejak kemarin Gunung Bromo terus menggeluarkan suara gemuruh,dansewaktu-waktu disertai suara gelegar. Namun, jika asap tebal telah keluar, suara gemuruh berhenti, dan terus mengepulkan asap yang tersebar sesuai arah angin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang