Peningkatan aktivitas

Abu Vulkanik Bromo ke Arah Pasuruan

Kompas.com - 29/01/2011, 08:58 WIB

PASURUAN, KOMPAS.com - Abu vulkanik Gunung Bromo terbawa angin ke arah utara memasuki wilayah Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (29/1/2011). Sejak mengalami peningkatan lagi, Jumat (28/1/2011), Gunung Bromo masih terus mengeluarkan suara gemuruh, dan sewaktu-waktu diselingi suara menggelegar.

Abu vulkanik Bromo yang pada Jumat kemarinterbawa angin ke arah timur, kini berbelok ke arah wilayah Pasuruan. Abu tersebut terlihat sampai di atas wilayah Kota Pasuruan, tetapi tidak sampai turun, sehingga Pasuruan tidak redup.

Salah seorang warga, Sumarmiati warga Desa Wonokitri yang merupakan desa paling dekat dengan puncak Gunung Bromo, mengatakan, hujan abu tipis turun di desanya. Abu vulkanik yang hitam pekat terlihat membubung tinggi.

Sementara itu, warga Todari, Trisno Sudigdo warga  juga melihat hujan abu tipis turun di desanya. Namun, warga tetap tenang dan bekerja seperti biasa dalam menghadapi fenomena alam tersebut.  Secara visual, sejak kemarin Gunung Bromo terus menggeluarkan suara gemuruh,dansewaktu-waktu disertai suara gelegar. Namun, jika asap tebal telah keluar, suara gemuruh berhenti, dan terus mengepulkan asap yang tersebar sesuai arah angin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau