Liga italia

Inter Perpanjang Napas Perebutan "Scudetto"

Kompas.com - 31/01/2011, 04:42 WIB

ROMA, MINGGU - Inter Milan bangkit dari ketinggalan dua gol untuk mengalahkan tamunya, Palermo, 3-2, di Stadion San Siro, Minggu (30/1). Pemain anyar Giampaolo Pazzini mencetak dua gol penyama kedudukan, sedangkan gol penentu kemenangan dihasilkan striker Samuel Eto’o melalui titik penalti.

Saat masih unggul 1-2, Palermo memiliki peluang memperbesar keunggulan setelah mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-63. Namun, eksekusi Javier Pastore gagal. Kemenangan tersebut memperpanjang napas Inter dalam perebutan ”scudetto” meski kini masih berada di peringkat kelima dengan 38 poin, tertinggal sembilan poin dari pemimpin klasemen, AC Milan.

Napoli terus menempel Milan di puncak klasemen berkat kemenangan 4-0 atas tamunya, Sampdoria. Striker Edinson Cavani mencetak hattrick, sedangkan satu gol lainnya dicetak oleh Marek Hamsik.

Sementara dari laga hari Sabtu, Mark van Bommel diusir wasit pada laga debutnya bersama AC Milan di Serie A. Namun, pemimpin klasemen ini tetap mengklaim tiga poin dengan kemenangan 2-0 atas tuan rumah Catania. Meski bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-54, dua gol dari Robinho dan Zlatan Ibrahimovic membuat Milan kian kokoh di puncak klasemen dengan perolehan 47 poin.

Robinho mengklaim, ”Rossoneri” semakin dekat dengan mahkota ”scudetto”. ”Saya gembira dengan kemenangan melawan tim yang bertahan rapat,” kata penyerang asal Brasil ini kepada SkySport. ”Kami di puncak dan masih ada 15 atau 20 laga tersisa, jadi kami harus terus bermain seperti ini. Sangat berat bermain dengan 10 pemain, tetapi kami kira Van Bommel tidak layak mendapatkan kartu kuning keduanya.”

Pelatih Milan Massimiliano Allegri menyatakan, Van Bommel harus belajar untuk beradaptasi dengan sepak bola Italia. ”Van Bommel harus lebih tenang, tetapi ini baru laga keduanya (menyusul debutnya di Coppa Italia),” ujar Allegri. ”Anda tidak akan mendapat kartu kuning untuk pelanggaran seperti itu di Jerman, tetapi ia memang bermain keras.”

Allegri juga memuji kontribusi Ibrahimovic sepanjang musim ini. ”(Ibrahimovic) memiliki musim terbaik dalam soal intensitas permainan. Ia sangat antusias, ia merasa ia adalah pemimpin dan bahkan ia ikut bertahan. Itu adalah hal terpenting yang dilakukannya. Jika ia melakukan hal itu, semua orang akan mendukungnya,” ujar Allegri.

Milan tampil menyerang dan langsung mendapatkan peluang pada menit pertama pertandingan. Antonio Cassano dan Ibrahimovic berhasil membongkar lini belakang Catania sebelum bola dikirim ke Robinho. Akan tetapi, tendangan Robinho dari jarak 20 meter terlalu lemah bagi penjaga gawang Mariano Andujar.

Ibrahimovic memiliki dua tendangan jarak jauh yang melebar pada awal babak kedua sebelum Van Bommel, yang dibeli dari Bayern Muenchen pertengahan pekan lalu, menerima kartu kuning keduanya pada menit ke 54. Hanya empat menit kemudian, Milan justru unggul setelah Andujar gagal menangkap dengan sempurna tendangan bebas Ibrahimovic dan Robinho bereaksi lebih cepat untuk melesakkan bola rebound ke dalam gawang.

Lima menit sebelum pertandingan berakhir, tim tamu memastikan kemenangan setelah Robinho memberi umpan kepada Ibrahimovic untuk mencetak gol kedua.

Pada laga lainnya, penyerang asal Ceko, Libor Kozak, mencetak dua gol untuk memberi Lazio kemenangan 2-0 atas Fiorentina. Hasil itu memperpanjang harapan Lazio untuk ikut bersaing merebut gelar Serie A. Tim asuhan Edy Reja ini tertinggal tujuh poin dari Milan. (afp/ray)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau