Kasus dugaan korupsi

KPK Periksa Gayus Pekan Ini

Kompas.com - 31/01/2011, 13:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan pemanggilan terhadap terpidana kasus korupsi pajak PT SAT, Gayus Tambunan, pada pekan ini. KPK akan memeriksa Gayus terkait dugaan tindak pidana korupsi pajak.

Ketua KPK Buysro Muqoddas mengungkapkan, kemungkinan Gayus akan diperiksa pada 2 atau 4 Februari mendatang.

"Sekitar Rabu (2 Februari) atau Jumat (4 Februari)," ungkapnya setelah rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR, Senin (31/1/2011).

Secara singkat, Busyro mengatakan, Gayus dipanggil untuk diperiksa. Beberapa waktu lalu, Busyro pernah mengutarakan, KPK akan mulai dengan fokus terhadap aliran dana dari dan ke rekening Gayus. Selain itu, KPK kemungkinan juga akan memanggil dua mantan petinggi Polri, Raja Erisman dan Edmond Ilyas, jika diperlukan. Namun, mantan Ketua Komisi Yudisial ini belum dapat memastikannya.

"Kalau nanti perkembangannya sampai ke tahapan beliau (Edmond dan Raja) perlu dimintai keterangan, akan kami mintai keterangan. Tapi, itu berkoordinasi dengan Polri. Kami sepakat akan berkoordinasi," kata Busyro.

Pekan lalu, Juru Bicara KPK Johan Budi mengungkapkan, pihaknya sudah melayangkan izin ke pengadilan untuk pemanggilan Gayus pada awal pekan ini. Hingga Jumat pekan lalu, pengacara Gayus, Saldi Hasibuan, mengatakan belum menerima surat panggilan dari KPK.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau