Mesir bergolak

Bahas Mesir, Presiden Gelar Rapat Terbatas

Kompas.com - 31/01/2011, 13:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan menggelar rapat kabinet terbatas bidang politik, hukum, dan keamanan, Senin (31/1/2011) di Kantor Presiden, Jakarta. Dalam rapat tersebut, Presiden akan membahas beberapa hal, termasuk situasi di Mesir yang kian memanas.

"Salah satu agendanya adalah membahas perkembangan di Kairo," ujar Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan, terkait situasi memanas di Mesir, Kementerian Luar Negeri mengeluarkan travel advisory bagi warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini berada di sana ataupun yang berencana pergi ke negara tersebut.

"Saran dari Pemerintah Indonesia adalah untuk menimbang kembali rencana tersebut dan berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri mengenai perlu atau tidaknya berkunjung ke Mesir pada saat ini," kata Marty.

Marty menambahkan, saat ini KBRI di Mesir telah menginformasikan nomor telepon yang dapat dihubungi WNI yang berada di sana ataupun yang berencana pergi ke negara tersebut. Khusus bagi WNI yang saat ini berada di Mesir, Kementerian Luar Negeri meminta mereka terus berkomunikasi dengan KBRI atau KJRI setempat.

"Kami meminta mereka agar senantiasa meningkatkan kewaspadaaan, menghindari tempat-tempat keramaian, dan berkomunikasi terus-menerus dengan KBRI kita," katanya.

Marty menambahkan, seluruh WNI yang berada di Mesir saat ini dalam kondisi baik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau